Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Fungsi Propam Belum Maksimal, Sehingga Kapolri Yang Hendle, Keluhan Masyarakat

Juli 04, 2026 | Juli 04, 2026 WIB Last Updated 2026-07-04T01:44:15Z

Jakarta - Ketua Umum PW Fast Respon Nusantara (FRN), Agus Flores, menegaskan bahwa kemajuan institusi Polri sangat bergantung pada sejauh mana setiap personel memahami dan melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) secara profesional, bertanggung jawab, dan sesuai kewenangannya, Jum'at 03/07/2026.

" Contoh Kecil Nih, tanggal 2 Kemarin , Ada Korban Menggunakan Kursi Roda, Datang Ke Bareskrim, melapor kejadian KDRT dan Penyekapan,berarti Rakyat Cuma Percaya Mabes Polri, Apa Fungsi Polda Polres," ujarnya.

 Menurutnya, keberhasilan Polri tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pimpinan, tetapi juga oleh optimalnya kinerja seluruh jajaran di setiap lini organisasi.

Agus Flores menilai, masih banyak persoalan yang pada akhirnya harus ditangani langsung oleh Kapolri karena fungsi-fungsi di tingkat pelaksana belum berjalan secara maksimal. Ia berpandangan bahwa apabila setiap satuan kerja melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, berbagai persoalan dapat diselesaikan pada level masing-masing tanpa harus selalu bermuara kepada pimpinan tertinggi Polri.

Menurut Agus, penanganan dugaan pelanggaran disiplin dan kode etik anggota merupakan tanggung jawab fungsi pengawasan internal. Sementara itu, penindakan terhadap berbagai bentuk tindak pidana menjadi kewenangan fungsi reserse. Di sisi lain, peningkatan kualitas pelayanan publik, pembinaan karakter, dan pengembangan sumber daya manusia juga harus dijalankan secara optimal oleh fungsi yang membidanginya agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri terus meningkat.

Ia juga menyoroti pentingnya peran para pimpinan di tingkat kewilayahan agar mampu menunjukkan kepemimpinan yang responsif, profesional, dan bertanggung jawab. Menurutnya, setiap persoalan yang muncul di wilayah seharusnya dapat diselesaikan sesuai mekanisme dan kewenangan yang ada, sehingga tidak seluruh beban penyelesaiannya harus sampai kepada Kapolri.

Sebagai contoh, Agus mengungkapkan pengalamannya saat menyelenggarakan kegiatan keagamaan berupa shalawat di Jawa Timur. Ia mengaku lebih banyak memperoleh dukungan dari jajaran Mabes Polri maupun kepolisian daerah di luar Jawa Timur. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi refleksi bahwa sinergi dan kepedulian seluruh jajaran perlu terus ditingkatkan agar setiap kegiatan yang mendukung masyarakat dapat terlaksana dengan lebih baik.

> "Polri akan semakin baik apabila setiap anggota memahami dan menjalankan tupoksi kerjanya dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai semua persoalan akhirnya harus dibebankan kepada Kapolri. Jika seluruh fungsi berjalan maksimal, masyarakat akan merasakan pelayanan yang lebih baik dan program-program Kapolri akan lebih mudah diwujudkan," ujar Agus Flores.



Menutup pernyataannya, Agus menegaskan bahwa sebaik apa pun program yang dirancang oleh pimpinan Polri tidak akan mencapai hasil optimal tanpa dukungan nyata dari seluruh jajaran. Ia berharap setiap personel dapat menjalankan fungsi, tugas, dan tanggung jawabnya secara profesional, akuntabel, serta mengedepankan semangat pelayanan kepada masyarakat demi terwujudnya Polri yang semakin dipercaya dan dicintai rakyat.


( AS )
×
Berita Terbaru Update