Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

PT Ivo Mas Tunggal Berjaya Kibuli Warga, Tutup Akses Jalan Dan Kesampingkan Rasa Berkeadilan Sosial

Juni 20, 2026 | Juni 20, 2026 WIB Last Updated 2026-06-20T14:09:39Z

KANDIS - PT Ivo Mas Tunggal atau PT IMT didapatkan kembali berulah dengan menyengaja menutup akses jalan warga. Warga Jalan Sepakat Kelurahan Simpang Belutu baru-baru ini sampaikan keluhan pada detiknewstv.com dimana atas kebijakan manajemen yang terkesan mengenyampingkan rasa berkeadilan hidup bermasyarakat. 
"Kami biasanya memakai akses jalan ini untuk keperluan motong jalan saat mengantar dan menjemput anak sekolah Pak, seperti yang bapak lihat akses jalan ini sudah ditutup dan dipasangi pagar kawat hingga jangankan untuk dilalui dengan berkendara, untuk dilalui badan saja sudah sulit," ungkap Ibu Jubaidah pada Sabtu sebulan lalu, (23/05/26), Warga Kelurahan Simpang Belutu.

Akses jalan yang dimaksud berada di Gang Sepakat, dimana biasanya digunakan sebagai akses potongan Ibu-Ibu kala beraktifitas mengantar dan menjemput anak sekolah.
"Karena sudah dipalang dan dipasang kawat berduri, akhirnya kami memutar Pak dengan jarak tempuh menjadi 5 KM dan melalui jalan aspal dengan resiko kecelakaan tinggi mengingat saat pagi aktifitas antar dan saat sore untuk jemput anak sekolah, lalu lintas sangat padat. Ada rasa khawatir tentunya apalagi bagi kami kaum Ibu-Ibu ini," tambah Ibu Jubaidah. 

detiknewstv.com pada Mei 2026 pernah melayangkan konfirmasi pada Manajer Samsam PT IMT dan nyatakan hal yang terkesan berjanji pada masyarakat, 
"Sory bang, terkait keluhan ini saya sudah sampaikan ke pak Lurah Simpang Belutu bahwa penutupan ini sifatnya sementara karena tingkat pencurian buah/brondolan dari Gg sepakat dan pelajar saat ini luar biasa, dan kami masih ada kekurangan personil satpam sehingga sementara ditutup. Nanti kami ada nambah personil akan difungsikan seperti sebelumnya. Terimakasih," ulas Sumpeno selaku Manajer Samsam.

Jawaban Manajer Samsam pada saat itu dibantah dengan lugas oleh salah satu Ketua RT di Kelurahan Simpang Belutu, sebagaimana berikut, 
"Udah lama itu bang jawabannya seperti itu terus sampai sekarang nggak juga, Malah di tambah paret dan dikasih kawat," ujar Ali Nasution, Salah satu Ketua RT Kelurahan Simpang Belutu.

Klimaksnya, pada Sabtu, (20/06/26), detiknewstv.com kembali mengunjungi lokasi yang dimaksud dan mendapatkan pemandangan yang belum mengalami perubahan, akses masih tertutup dan berpagar kawat. 
"Memang kemarin kata perusahaan palang akan dibuka kembali bila sudah ada security tapi sampai sekarang tidak juga padahal kami dapat saksikan ada security yang selalu jaga bergantian di pos, pagi dua orang dan sore juga dua orang," ungkap Warga. 

Sumpeno selaku Manajer Samsam PT IMT, saat kembali dikonfirmasi hingga artikel ini dikirim ke meja redaksi tidak merespon walaupun chat yang dikirim telah dibaca dengan ditandainya adanya centang dua berwarna biru. Atas prihal yang terjadi ini, menguatkan dugaan bahwa PT IMT telah berjaya membohongi warga dan mengenyampingkan rasa berkeadilan sosial. 


( Ndi )
×
Berita Terbaru Update