Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bupati Simalungun Radiapoh.H Sinaga Diduga Bohongi Warga Terkait Bencana Binaga Bolon

April 28, 2024 | April 28, 2024 WIB Last Updated 2024-04-28T14:07:25Z
Simalungun, DetikNewstv.com-Sungguh  keji  ulah seorang pemimpin no satu di Simalungun  Radiapoh.h  Sinaga yang tega mempermainkan tragedi banjir bandang yang terjadi pada tgl 20 desember 2023 silam. 

Kenapa tidak setelah terjadinya banjir bandang yang memporak porandakan 23 tulang belulang  kuburan, 2 unit  rumah serta perladangan dan tanaman warga dusun Binanga bolon nagori Purba pasir kec Haranggaol horisan  ludes diseret banjir bandang. Sehingga  kerugian warga masih sebatas janji manis.

Kedatangan Bupati Simalungun ke Binanga bolon yang dengan tegas mengatakan bahwa banjir bandang itu murni faktor Alam.

Padahal warga Binanga bolon  tahu percis bahwa disaat kejadian itu tgl 20 desember 2023 pukul 17.00 WIB  silam hari sangat cerah, tidak ada hujan badai maupun Gempa.

Tetapi mengingat Bupati telah mengatakan kejadian itu murni faktor alam. Apalagi terdengar pula kata manis janji manis akan mengganti rugi seluruh kerugian warga sehingga warga pun lega dan bibir warga pun tertutup rapat.(bungkam )
 
Empat bulan sudah berlalu kejadian tragedi banjir bandang berlalu namun  sampai hari ini masih  menuai misteri.

 Warga yang merugi dampak  atas tragedi banjir bandang  sampai kini masih diselimuti  duka, janji manis yang di gelontarkan Bupati Simalungun terkesan hanya memina bobokkan warga korban banjir. 

Disela sela permainan ini warga juga mengalami intervensi yang di kumandangkan oleh  camat haranggaol Bangun siregar SP yang mengatakan kepada warga jangan di kuasakan sama siapapun, kerugian akan di bayar pada  pertengahan bulan mei 2024 dengan catatan bahwa warga wajib mengakui tragedi banjir itu adalah  faktor Alam. 

Tak terbayangkan dalam kejadian ini 
Betapa pilu nya hati keluarga yang kuburan keluarganya lenyap tak tersisa , tulang belulang yang menjadi wajib dalam adat batak  akan di angkat dan di buat dalam tugu sebagai penghargaan penghormatan kepada 
Keluarga yang telah meninggal. (mangokkal holi- holi ). 

Sungguh merinding ketika terbayang tulang belulang nya menjadi santapan binatang  biawak akibat terjangan banjir bandang yang diduga akibat kelalaian Jamson damanik sebagai  dalang musibah  yang membangun tanggul raksasa bendungan. Sehingga memutus kewajiban Adat ,  Mangokkal holi holi ( menaikkan tulang belulang ) pun hanya sebatas tinggal kenangan.

Kecemasan warga  setelah 4 bulan lamanya belum juga terpenuhi dengan  ganti rugi se utuh nya. Akhir warga memilih jalan lain yaitu menguasakan keluhan mereka kepada Aliansi Wartawan Asal Simalungun ( AWAS ) Dengan harapan  tuntutan mereka dapat di terima.

Berdasarkan surat kuasa warga tersebut Aliansi Wartawan Asal Simalungun ( AWAS ) yang di ketuai oleh Anton Garingging dengan sigap menghimbau seluruh keluarga besar AWAS untuk turun investigasi kelapangan guna menguji kebenaran keterangan warga tersebut. Dan menaikkan berita dengan harapan Pemkab Simalungun dalam hal ini  tanggap terkait musibah Binanga bolin.Sehingga  beberapa kali terbitan berita tragedi Banjir bandang  terexspos hingga viral sampai kemana , toh namun   pemkab Simalungun Bungkam dan menganggap angin lalu 

Untuk itu selanjut nya pendiri AWAS  Henri. dens. Simarmata SH  sebagai pendiri AWAS  memerintahkan  supaya dibuat surat Audiensi ke Bupati Simalungun Radiapoh.h  Sinaga  pada tgl 23 april 2024 surat permohonan  audiensi pun di antarkan tim dari AWAS   ke kantor Bupati simalungun tetapi sampai hari ini  sabtu (27/04/2024)  tidak ada jawaban resmi dari pihak pemkab Simalungun.

Dengan demikian  Henri Dens Simarmata. SH. Kesal  dan merasa tersinggung , dan mengundang anggota rapat mendadak  pada tgl 27 april 2024 malam. Dan dalam  putusan rapat tersebut disimpulkan  AWAS akan melakukan Aksi damai ke 1.POLDA SUMUT.
     2. KEJATISU
Yang akan di laksanakan pada hari kamis 1 mei 2024.


( S.Hadi.Tambak. SH)
×
Berita Terbaru Update