Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Nasional Sorotan Daerah Berita Headline Peristiwa Megapolitan Hukum dan kriminal KRIMINAL TNI POLRI hukum Hukum & Kriminal TNI Politik TNI AD TNI/POLRI Pendidikan News/ Megapolitan Sosial Berita > Polri Agama News > Sorotan News > Megapolitan Bisnis Budaya Internasional Hukum -Nasional pemerintah Olahraga Ramadhan Artikel Kesehatan News > Nasional Hukum & Hukum dan Krimnal News/ Sorotan TNI & Polri Artikel Nasional News > Peristiwa Polri Polri Nasional google.com kegiatan Agama Artikel News advokasi Papua YouTube Google Facebook LinkedIn MetroTV opini sosial Ramadhan Anisa Baswedan Nasional Hukum&Kriminal News > Kriminal News > Polri News> Megapolitan News> TNI AD Peristiwa Daerah #youtube #google #hello #Lazada #facebook Anies Baswedan Nasional Diskusi Hukum dan Kirminal Nasional Artikel Google.com Nasional- sorotan -Politik News /Megapolitan Pendidikan Nasional Pertanian Politik > Nasional Polri-TNI Sorotan<Nasional TNI dan polri TNI& POLRI TNI-Polri Anies Baswedan Nasional Budaya Agama Corona Desa Palsari Ekonomi Ekonomi / News Gubernur Jawabarat Hilman Hukum &Kirminal Kebakaran Kriminalisasi Lalulintas Lowongan pekerjaan Musik Nasional -sorotan Nasional Artikel Google.com Jayawijaya Papua Nasional Sorotan Nasional polri Nasional& Sorotan Nasional<Sorotan Natal New> Nasional News / Hukum & Kriminal News > Hukum & Kriminal News >Megapolitan Olahraga POLRI Organisasi PERISTIWA -SOROTAN#Nasional Pemkot Bogor Peristiwa Nasional Peristiwa+Hukum dan Kriminal Peristiwa-daerah Peristiwa<Sorotan Peristiwa<Sorotan<Nasional Pertanian & Ekonomi Pimpinan Pompes Polri#Nasioanal Polri-Nasional -pendidikan Pristiwa Sorotan Pemerintah Sorotan Pemerintah Pacitan Sorotan hukum dan kriminal Sorotan-Nasional Sorotan<Viral Sorotan<peristiwa Sosial Islam Sosial LSM Sosial Ramadahan TNI Nasional TNI- POLRI TNI-AD kejadian oprasi gabungan pasar Ramadan sejarah

Kapolresta Tidak Ijinkan Aksi Long March Apalagi Sampai Ganggu Ketertiban Umum

Juli 18, 2023 | Selasa, Juli 18, 2023 WIB
Jayapura, detiknewstv.com - Rencana aksi unjuk rasa yang selebarannya telah beredar di media sosial membuat Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si angkat bicara.

"Kepada massa aksi atau peserta aksi kami ingatkan untuk tidak berlaku seenaknya, semua ada aturan yang harus dipenuhi. Polresta siap menertibkan para peserta aksi bila dianggap mengganggu ketertiban umum apalagi jika sampai berbuat anarkis," tegas Kapolresta KBP Victor Mackbon saat ditemui di Mapolresta, Selasa (18/7) pagi.

Kapolresta menyatakan pihaknya telah membangun komunikasi untuk memastikan apa saja yang akan dilakukan. ”Dari rencana aksi unjuk rasa, saya pikir masyarakat juga sudah tahu soal ini dan kami sudah bangun komunikasi dengan koordinatornya. Mereka ini orang – orang lama dan kami akan lihat izin yang diajukan apakah memenuhi syarat atau tidak,” ucapnya.

Ia pun kembali menegaskan, bahwa apabila ada kecenderungan mengganggu kamtibmas maka Polri akan berdiri di garis terdepan untuk pengamanan memastikan semuanya tertib dan Kamtibmas tetap kondusif. 

”Ini harus dipahami bagaimana métode dan cara menyampaikan aspirasi. Di Kota ini ada aturannya, tidak bisa semaunya dan seenaknya atas nama kepentingan pribadi maupun golongan,” tambahnya.

Ia pun menambahkan, ada kepentingan masyarakat yang harus diutamakan sehingga tak ada istilah aksi demo sambil berjalan atau long march. ”Jumlah pensonil ada sekitar 1000 yang akan disiapkan dan dibackup TNI dan serta Sabhara Polda Papua,” tandasnya.

”Sekali lagi kami pertegas tak bisa lagi menyampaikan aspirasi dengan menutup jalan yang akhirnya mengganggu. Kalau mau sampaikan silahkan secara bermartabat, akan kami fasilitasi,” pungkasnya.

Penulis : Subhan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update