Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Nasional Sorotan Daerah Berita Headline Peristiwa Megapolitan Hukum dan kriminal KRIMINAL TNI POLRI hukum Hukum & Kriminal TNI Politik TNI AD TNI/POLRI Pendidikan News/ Megapolitan Sosial Berita > Polri Agama News > Sorotan News > Megapolitan Bisnis Budaya Internasional Hukum -Nasional pemerintah Olahraga Ramadhan Artikel Kesehatan News > Nasional Hukum & Hukum dan Krimnal News/ Sorotan TNI & Polri Artikel Nasional News > Peristiwa Polri Polri Nasional google.com kegiatan Agama Artikel News advokasi Papua YouTube Google Facebook LinkedIn MetroTV opini sosial Ramadhan Anisa Baswedan Nasional Hukum&Kriminal News > Kriminal News > Polri News> Megapolitan News> TNI AD Peristiwa Daerah #youtube #google #hello #Lazada #facebook Anies Baswedan Nasional Diskusi Hukum dan Kirminal Nasional Artikel Google.com Nasional- sorotan -Politik News /Megapolitan Pendidikan Nasional Pertanian Politik > Nasional Polri-TNI Sorotan<Nasional TNI dan polri TNI& POLRI TNI-Polri Anies Baswedan Nasional Budaya Agama Corona Desa Palsari Ekonomi Ekonomi / News Gubernur Jawabarat Hilman Hukum &Kirminal Kebakaran Kriminalisasi Lalulintas Lowongan pekerjaan Musik Nasional -sorotan Nasional Artikel Google.com Jayawijaya Papua Nasional Sorotan Nasional polri Nasional& Sorotan Nasional<Sorotan Natal New> Nasional News / Hukum & Kriminal News > Hukum & Kriminal News >Megapolitan Olahraga POLRI Organisasi PERISTIWA -SOROTAN#Nasional Pemkot Bogor Peristiwa Nasional Peristiwa+Hukum dan Kriminal Peristiwa-daerah Peristiwa<Sorotan Peristiwa<Sorotan<Nasional Pertanian & Ekonomi Pimpinan Pompes Polri#Nasioanal Polri-Nasional -pendidikan Pristiwa Sorotan Pemerintah Sorotan Pemerintah Pacitan Sorotan hukum dan kriminal Sorotan-Nasional Sorotan<Viral Sorotan<peristiwa Sosial Islam Sosial LSM Sosial Ramadahan TNI Nasional TNI- POLRI TNI-AD kejadian oprasi gabungan pasar Ramadan sejarah

Komjen Wahyu dan Haidar Alwi Memuji Sosok Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Terbaik Dimiliki Polri

Mei 11, 2024 | Sabtu, Mei 11, 2024 WIB
Jakarta, DetikNewstv.com-.  Kabareskrim Mabes Polri Komjen Wahyu Widada dan Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi memuji sosok Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri terbaik sepanjang masa.

Menurutnya, pelaksanaan fungsi dan tugas Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyempurnakan capaian para pendahulunya.

Baik dalam hal pemeliharaan keamanan dan ketertiban, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman maupun pelayanan kepada masyarakat.

"Terutama selama momentum Pemilu 2024 yang mana tantangannya tidaklah mudah. Capaian ini tidak terlepas dari visi dan kepemimpinan yang kuat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo," kata R Haidar Alwi.

Meskipun di awal masa jabatannya sempat diserang isu SARA, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjawab keraguan tersebut dengan merangkul semua kelompok, golongan dan elemen masyarakat.

"Tidak hanya dekat dengan umara tapi juga dekat dengan ulama, aktivis dan masyarakat. Hal ini terbukti berhasil mencegah dan meminimalisir gesekan-gesekan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas," ujarnya.

Lanjut Haidar Alwi, bahkan, saking demokratisnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ia secara terbuka mempersilakan masyarakat untuk berdemonstrasi menyampaikan pendapat dengan catatan tidak berlaku anarkis dan merusak fasilitas umum.

"Kontras sekali dengan Pemilu 2019 yang menelan puluhan korban jiwa, ratusan orang ditangkap serta ratusan korban luka dari kalangan aktivis, mahasiswa, masyarakat bahkan aparat Polri sendiri. Ditambah tuduhan kriminalisasi ulama yang memicu kemarahan umat berkepanjangan," jelas R Haidar Alwi.

Kabareskrim Mabes Polri Komjen Wahyu Widada  mengungkapkan, ia mengakui bahwa polarisasi di Pemilu 2024 memang tidak separah Pemilu 2019. Akan tetapi, setiap masa kepemimpinan memiliki tantangannya masing-masing. Tanpa keberhasilan upaya preemtif dan preventif yang dilakukan Polri, bukan tidak mungkin tragedi Pemilu 2019 kembali terulang.

Sebab, Pemilu 2024 bukan tidak ada serangan, hoaks dan provokasi yang menyasar profesionalitas, netralitas dan integritas Polri untuk menimbulkan kerusuhan.

"Tapi alhamdulillah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya mampu mengendalikannya. Tidak ada lagi kerusuhan yang menimbulkan korban jiwa, penangkapan aktivis dan mahasiswa serta tidak ada lagi tuduhan kriminalisasi ulama kepada institusi Polri," pungkasnya.


( AS/ FRN )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update