Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Nasional Sorotan Daerah Berita Headline Peristiwa Megapolitan Hukum dan kriminal KRIMINAL TNI POLRI hukum Hukum & Kriminal TNI Politik TNI AD TNI/POLRI Pendidikan News/ Megapolitan Sosial Berita > Polri Agama News > Sorotan News > Megapolitan Bisnis Budaya Internasional Hukum -Nasional pemerintah Olahraga Ramadhan Artikel Kesehatan News > Nasional Hukum & Hukum dan Krimnal News/ Sorotan TNI & Polri Artikel Nasional News > Peristiwa Polri Polri Nasional google.com kegiatan Agama Artikel News advokasi Papua YouTube Google Facebook LinkedIn MetroTV opini sosial Ramadhan Anisa Baswedan Nasional Hukum&Kriminal News > Kriminal News > Polri News> Megapolitan News> TNI AD Peristiwa Daerah #youtube #google #hello #Lazada #facebook Anies Baswedan Nasional Diskusi Hukum dan Kirminal Nasional Artikel Google.com Nasional- sorotan -Politik News /Megapolitan Pendidikan Nasional Pertanian Politik > Nasional Polri-TNI Sorotan<Nasional TNI dan polri TNI& POLRI TNI-Polri Anies Baswedan Nasional Budaya Agama Corona Desa Palsari Ekonomi Ekonomi / News Gubernur Jawabarat Hilman Hukum &Kirminal Kebakaran Kriminalisasi Lalulintas Lowongan pekerjaan Musik Nasional -sorotan Nasional Artikel Google.com Jayawijaya Papua Nasional Sorotan Nasional polri Nasional& Sorotan Nasional<Sorotan Natal New> Nasional News / Hukum & Kriminal News > Hukum & Kriminal News >Megapolitan Olahraga POLRI Organisasi PERISTIWA -SOROTAN#Nasional Pemkot Bogor Peristiwa Nasional Peristiwa+Hukum dan Kriminal Peristiwa-daerah Peristiwa<Sorotan Peristiwa<Sorotan<Nasional Pertanian & Ekonomi Pimpinan Pompes Polri#Nasioanal Polri-Nasional -pendidikan Pristiwa Sorotan Pemerintah Sorotan Pemerintah Pacitan Sorotan hukum dan kriminal Sorotan-Nasional Sorotan<Viral Sorotan<peristiwa Sosial Islam Sosial LSM Sosial Ramadahan TNI Nasional TNI- POLRI TNI-AD kejadian oprasi gabungan pasar Ramadan sejarah

Bimtek Desa Menjadi Polemik, Di Kabupaten Bekasi

Mei 07, 2024 | Selasa, Mei 07, 2024 WIB
Kab Bekasi, DetikNewstv.com-Tujuan Bimtek Pengelolaan desa, dilakukan agar Perangkat desa memahami kebijakan pengelolaan aset atau pun anggaran yang di gelontorkan pemerintah untuk desa, agar sesuai dengan Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 dan Perbup No. 49 Tahun 2020 dan mendorong Pemerintah Desa agar mampu mengelola aset secara produktif sehingga dapat mendukung penyelenggaraan Pemerintahan Desa secara efektif.

"Kalau tujuan bimtek sendiri adalah untuk perangkat desa agar memahami segala ketentuan dan aturan sesuai dengan undang - undang, lalu mengapa 179 desa yang ada di Kabupaten Bekasi adakan Bimtek jauh ke Bali, diduga untuk perorang merogoh Dana Desa (DD) 15 juta per orang, kalau satu desa ikut dua orang berarti sudah merogoh Dana Desa (DD) 30 juta rupiah untuk bisa ikut Bimtek ke Bali,
hal ini dinilai sudah salah sasaran (keliru) ,"Kata Raja Simatupang Ketua Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB) DPD Jabar, Selasa (07/06/2024).

"Lokasi Bimtek yang di pilih saat ini oleh 179 desa yang ada di Kabupaten Bekasi, yaitu Hotel Grand Inna Provinsi Bali, PAD nya itu adalah dari pariwisata yang sangat berbeda 180 derajat dibandingkan Kabupaten Bekasi yang adalah kota Industri, jadi sudah jelas salah tujuan dan sasaran apalagi lokasi menginapnya di hotel Grand Inna Kuta Bali yang berlokasi persis di depan pantai Kuta, yang seberangan dengan Hard Rock hotel Bali," ujar Raja Simatupang.

Seharusnya kata Raja, Pihak desa tidak perlu jauh - jauh hanya untuk Bimtek agar anggaran desa bisa efektif penggunaannya.

"Seharusnya kepala desa di Kabupaten Bekasi dapat mengambil contoh yang baik dari desa yang saat ini viral, kepala desa yang sukses membangun desanya dengan mempergunakan dana desa dengan sangat efektif yaitu Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Desa tersebut sangat sukses didalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat desa serta pelaksanaan program ketahanan pangan, Jadi Desa ini jangan Gagal paham mengenai tujuan Bimtek,"Pungkas Raja Simatupang.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) merupakan unsur pelaksana urusan Pemerintahan bidang pemberdayaan masyarakat desa dan APDESI harus bertanggungjawab terkait salah kaprah penunjukan lokasi Bimtek yang menggunakan anggaran Dana Desa yang sangat fantastis ini, kata Raja.

"Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB), dengan kegiatan Bimtek yang menggunakan anggaran yang sangat fantastis ini, Kami menilai bahwa hal ini harus di pertanggungjawabkan. Dalam hal ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Ketua APDESI Kabupaten Bekasi harus di evaluasi kinerjanya. Dan harus bertanggungjawab atas kurang tepatnya penggunaan anggaran Dana Desa,"tandasnya.

Kepada DPMD coba tolong tunjukan 30% dari 179 desa yang ada di Kabupaten Bekasi, yang sudah Sukses dan berhasil sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga desa, Ketahanan pangannya, infrastruktur di desa nya, bukan hanya sebatas by Data saja," tutup Raja Simatupang.


( Doni)
Sumber : DPD AWIBB Jabar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update