Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Nasional Sorotan Daerah Berita Peristiwa Headline Megapolitan Hukum dan kriminal KRIMINAL TNI POLRI Hukum & Kriminal hukum TNI Politik TNI AD TNI/POLRI Pendidikan News/ Megapolitan Sosial Berita > Polri Agama News > Sorotan News > Megapolitan Bisnis Budaya Internasional Hukum -Nasional pemerintah Ramadhan Artikel Olahraga Kesehatan News > Nasional Hukum & Hukum dan Krimnal News/ Sorotan TNI & Polri Artikel Nasional News > Peristiwa Polri Polri Nasional google.com kegiatan Agama Artikel News advokasi Papua YouTube Google Facebook LinkedIn MetroTV opini sosial Ramadhan Anisa Baswedan Nasional Hukum&Kriminal News > Kriminal News > Polri News> Megapolitan News> TNI AD Peristiwa Daerah #youtube #google #hello #Lazada #facebook Anies Baswedan Nasional Diskusi Hukum dan Kirminal Nasional Artikel Google.com Nasional- sorotan -Politik News /Megapolitan Pendidikan Nasional Pertanian Politik > Nasional Polri-TNI Sorotan<Nasional TNI dan polri TNI& POLRI TNI-Polri Anies Baswedan Nasional Budaya Agama Corona Desa Palsari Ekonomi Ekonomi / News Gubernur Jawabarat Hilman Hukum &Kirminal Kebakaran Kriminalisasi Lalulintas Lowongan pekerjaan Musik Nasional -sorotan Nasional Artikel Google.com Jayawijaya Papua Nasional Sorotan Nasional polri Nasional& Sorotan Nasional<Sorotan Natal New> Nasional News / Hukum & Kriminal News > Hukum & Kriminal News >Megapolitan Olahraga POLRI Organisasi PERISTIWA -SOROTAN#Nasional Pemkot Bogor Peristiwa Nasional Peristiwa+Hukum dan Kriminal Peristiwa-daerah Peristiwa<Sorotan Peristiwa<Sorotan<Nasional Pertanian & Ekonomi Pimpinan Pompes Polri#Nasioanal Polri-Nasional -pendidikan Pristiwa Sorotan Pemerintah Sorotan Pemerintah Pacitan Sorotan hukum dan kriminal Sorotan-Nasional Sorotan<Viral Sorotan<peristiwa Sosial Islam Sosial LSM Sosial Ramadahan TNI Nasional TNI- POLRI TNI-AD kejadian oprasi gabungan pasar Ramadan sejarah

Warga Harap Polda Riau Bantu Polres Siak Sikapi Usaha Togel & Inti Ilegal

Maret 11, 2024 | Senin, Maret 11, 2024 WIB
KANDIS, DetikNewstv.com-Bebasnya aktifitas yang terpantau di sebuah Gudang Inti Ilegal di Simpang PKS PT GAS, Kampung Kandis Kecamatan Kandis Kabupaten Siak Provinsi Riau menjadi buah bibir Masyarakat luas. Betapa tidak, hampir setahun lamanya keberadaan gudang tersebut tetap kokoh dengan aktifitas pemangkasan kornel sawit atau lebih dikenal warga dengan inti sawit, berbagai perusahaan yang melintasi. 

Minggu, (10/03/'24), Terlihat gudang dalam kondisi tertutup, namun warga sekitar mengutarakan, "kalau pintu gudang itu memang selalu tertutup Pak hanya saat ada angkutan seperti tronton atau truck fuso yang hendak masuk baru pintu gudang dibuka sama pekerja yang bertempat tinggal didalam gudang" ulas Arif dengan lugas, seorang warga sekitar gudang.

Keberadaan dan kebebasan aktifitas didalam gudang bukan hanya sekali atau dua kali disampaikan pada Aparat Penegak Hukum atau APH, namun sangat amat disayangkan jajaran Polres Siak sendiri hingga berita ini diterbitkan belum memberikan respon positif, apalah lagi pihak Polsek Kandis.

Kondisi kepenegakan hukum di wilayah Polres Siak Polsek Kandis ini juga diperburuk dengan lambatnya penanganan sebagaimana dengan informasi yang diberikan akan adanya bandar judi togel yang kembali marak. Tercatat sejak Kamis, (07/03/'24), Kapolsek Kandis saat diberikan informasi akan adanya judi jenis togel, hingga saat ini belum ada bukti sudah melakukan penertiban atau menindaklanjuti informasi yang ada, 
"Dimana tuh?, Oke oke kita cek pak," balas Kompol David Ricardo, selaku Kapolsek Kandis saat itu.

Keadaan ini tentunya membuat sebagian besar Masyarakat luas bertanya-tanya dan menyematkan pengharapan kiranya jajaran Polda Riau dapat menyikapi keluhan warga Kandis, 
"Ini sudah amat sangat parah Pak. Mungkin pihak Polres Siak dan Polsek Kandis masih membutakan mata dan memekakkan telinga atas apa yang terjadi di Kecamatan Kandis tapi dengan terbitnya pemberitaan di media bapak ini, semoga bisa sampai ke jajaran penegak hukum di Polda Riau untuk segera bertindak positif. Apalah lagi dengan adanya bandar judi togel yang berada di seputaran wilayah Kecamatan Kandis khususnya di Kelurahan Kandis Kota yang kami dapat informasikan bahwa sang Bandar bermarga Sitohang dengan anak buahnya R Sitorus. Sedangkan untuk pelaku usaha inti ilegal bernama GS," ulas Fajar, warga Kandis.

Pengharapan oleh warga Kecamatan Kandis itu tentunya tidak berlebih-lebihan, apalagi saat ini mendekati bulan suci Ramadhan. Agar suasana aman, nyaman dan tenang dapat lebih tercipta bagi umat muslim dalam melaksanakan ibadah di bulan suci ini.


Penulis: Team

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update