Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Nasional Sorotan Daerah Berita Peristiwa Headline Megapolitan Hukum dan kriminal KRIMINAL TNI POLRI Hukum & Kriminal hukum TNI Politik TNI AD TNI/POLRI Pendidikan News/ Megapolitan Sosial Berita > Polri Agama News > Sorotan News > Megapolitan Bisnis Budaya Internasional Hukum -Nasional pemerintah Ramadhan Artikel Olahraga Kesehatan News > Nasional Hukum & Hukum dan Krimnal News/ Sorotan TNI & Polri Artikel Nasional News > Peristiwa Polri Polri Nasional google.com kegiatan Agama Artikel News advokasi Papua YouTube Google Facebook LinkedIn MetroTV opini sosial Ramadhan Anisa Baswedan Nasional Hukum&Kriminal News > Kriminal News > Polri News> Megapolitan News> TNI AD Peristiwa Daerah #youtube #google #hello #Lazada #facebook Anies Baswedan Nasional Diskusi Hukum dan Kirminal Nasional Artikel Google.com Nasional- sorotan -Politik News /Megapolitan Pendidikan Nasional Pertanian Politik > Nasional Polri-TNI Sorotan<Nasional TNI dan polri TNI& POLRI TNI-Polri Anies Baswedan Nasional Budaya Agama Corona Desa Palsari Ekonomi Ekonomi / News Gubernur Jawabarat Hilman Hukum &Kirminal Kebakaran Kriminalisasi Lalulintas Lowongan pekerjaan Musik Nasional -sorotan Nasional Artikel Google.com Jayawijaya Papua Nasional Sorotan Nasional polri Nasional& Sorotan Nasional<Sorotan Natal New> Nasional News / Hukum & Kriminal News > Hukum & Kriminal News >Megapolitan Olahraga POLRI Organisasi PERISTIWA -SOROTAN#Nasional Pemkot Bogor Peristiwa Nasional Peristiwa+Hukum dan Kriminal Peristiwa-daerah Peristiwa<Sorotan Peristiwa<Sorotan<Nasional Pertanian & Ekonomi Pimpinan Pompes Polri#Nasioanal Polri-Nasional -pendidikan Pristiwa Sorotan Pemerintah Sorotan Pemerintah Pacitan Sorotan hukum dan kriminal Sorotan-Nasional Sorotan<Viral Sorotan<peristiwa Sosial Islam Sosial LSM Sosial Ramadahan TNI Nasional TNI- POLRI TNI-AD kejadian oprasi gabungan pasar Ramadan sejarah

Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) Berulah, Satu Masyarakat Intan Jaya Tewas Tertembak

Maret 01, 2024 | Jumat, Maret 01, 2024 WIB
INTAN JAYA, DetikNewstv.com-Teror Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) kembali terjadi di Intan Jaya. Perseteruan dan perbedaan pilihan calon legislatif pada pesta demokrasi antara kelompok TPNPB dan WPA Kodap VIII/Intan Jaya berujung pada terjadinya sejumlah aksi intimidasi dan teror yang mengganggu kondusifitas keamanan di Intan Jaya. Seperti yang terakhir terjadi, saat teror aksi tembakan membabi buta yang dilakukan KSTP di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kab. Intan Jaya, pada Jumat (1/3/24)

Terkonfirmasi bahwa aksi teror tersebut dilakukan oleh kelompok West Papuan Army (WPA) pimpinan Yosua Maiseni. Akibat ulah Kelompok Separatis tersebut, satu masyarakat Intan Jaya a.n. Nelon Sani tewas karena mengalami luka tembak di bagian perut.

Personel Apkam TNI-Polri dan tenaga kesehatan di wilayah Intan Jaya telah berusaha dengan cepat memberikan pertolongan pertama kepada korban luka tembak tersebut untuk selanjutnya dievakuasi ke Timika. Namun, takdir berkata lain, Nelon Sani akhirnya tewas karena luka tembak yang ia derita.

Sebelumnya dilaporkan bahwa kelompok separatis tersebut melakukan sejumlah aksi yang mengganggu pelaksanaan pesta demokrasi di wilayah Intan Jaya yang dilaksanakan dengan sistem Noken, mulai dari pembuangan surat suara, mengancam dan mengintimidasi masyarakat untuk memilih calon legislatif tertentu, menahan petugas KPU, melakukan aksi perampasan surat suara dan harta benda milik masyarakat hingga melakukan aksi gangguan tembakan yang menggangu kondusifitas keamanan di wilayah Intan Jaya.


( ANTO) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update