Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Nasional Sorotan Daerah Berita Peristiwa Headline Megapolitan Hukum dan kriminal KRIMINAL TNI POLRI Hukum & Kriminal hukum TNI Politik TNI AD TNI/POLRI Pendidikan News/ Megapolitan Sosial Berita > Polri Agama News > Sorotan News > Megapolitan Bisnis Budaya Internasional Hukum -Nasional pemerintah Ramadhan Artikel Olahraga Kesehatan News > Nasional Hukum & Hukum dan Krimnal News/ Sorotan TNI & Polri Artikel Nasional News > Peristiwa Polri Polri Nasional google.com kegiatan Agama Artikel News advokasi Papua YouTube Google Facebook LinkedIn MetroTV opini sosial Ramadhan Anisa Baswedan Nasional Hukum&Kriminal News > Kriminal News > Polri News> Megapolitan News> TNI AD Peristiwa Daerah #youtube #google #hello #Lazada #facebook Anies Baswedan Nasional Diskusi Hukum dan Kirminal Nasional Artikel Google.com Nasional- sorotan -Politik News /Megapolitan Pendidikan Nasional Pertanian Politik > Nasional Polri-TNI Sorotan<Nasional TNI dan polri TNI& POLRI TNI-Polri Anies Baswedan Nasional Budaya Agama Corona Desa Palsari Ekonomi Ekonomi / News Gubernur Jawabarat Hilman Hukum &Kirminal Kebakaran Kriminalisasi Lalulintas Lowongan pekerjaan Musik Nasional -sorotan Nasional Artikel Google.com Jayawijaya Papua Nasional Sorotan Nasional polri Nasional& Sorotan Nasional<Sorotan Natal New> Nasional News / Hukum & Kriminal News > Hukum & Kriminal News >Megapolitan Olahraga POLRI Organisasi PERISTIWA -SOROTAN#Nasional Pemkot Bogor Peristiwa Nasional Peristiwa+Hukum dan Kriminal Peristiwa-daerah Peristiwa<Sorotan Peristiwa<Sorotan<Nasional Pertanian & Ekonomi Pimpinan Pompes Polri#Nasioanal Polri-Nasional -pendidikan Pristiwa Sorotan Pemerintah Sorotan Pemerintah Pacitan Sorotan hukum dan kriminal Sorotan-Nasional Sorotan<Viral Sorotan<peristiwa Sosial Islam Sosial LSM Sosial Ramadahan TNI Nasional TNI- POLRI TNI-AD kejadian oprasi gabungan pasar Ramadan sejarah

Kasus Raskin Diperjualbelikan Terungkap, Fasilitator Akui Khilaf & Ajukan Pengunduran Diri

Maret 14, 2024 | Kamis, Maret 14, 2024 WIB
Kandis, DetikNewstv.com-Diruangan Sekretaris Kecamatan atau Sekcam Kandis terjadilah pertemuan yang tergagas dari timbulnya pemberitaan di media ini atas telah terjadinya transaksi jual beli beras raskin oleh fasilitator Kelurahan Simpang Belutu Kecamatan Kandis Kabupaten Siak, Riau.

Tampak hadir dalam kesempatan itu, warga yang melaporkan yakni Fatmawati, Ulfa dan Ani, Lurah Kelurahan Simpang Belutu, Tengku Azmi Fadlah, Kasi Kesos, Lasma RR, Fasilitator Kelurahan Simpang Belutu, Ai, Sekcam Kandis, Wendy S Sos juga para awak media.

Walaupun diawal mula terjadi adu debat, namun diakhir pertemuan itu didapatkan satu keputusan dimana Fasilitator Kelurahan Simpang Belutu akhirnya ajukan pengunduran diri, Lurah Simpang Belutu, Tengku Azmi Fadlah secara lugas pada media ini katakan, 
"Atas peristiwa yang telah terjadi, saya selaku Lurah Kelurahan Simpang Belutu, pada hari ini menerima satu pucuk surat pengunduran diri dari Ai selaku Fasilitator Kelurahan. Hanya untuk beberapa hari kedepan, kemungkinan Ai masih harus melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang masih terbengkalai dikarenakan sesuatu hal sebelumnya," ulas Azmi, Lurah Simpang Belutu. 

Hal senada juga disampaikan oleh Kasi Kesos, Lasma RR sebagaimana berikut, 
"Sedari awal kami dari Kecamatan sudah mengingatkan pada seluruh fasilitator untuk tidak terlena dengan beban dan tanggungjawab yang ada, pekerjaan mengurus orang susah ini adalah amanah. Kami akui disini ada kekhilafan dari staf kami yang juga merupakan kesalahan kami. Disini saya ingin menegaskan bahwa fasilitator sudah mengundurkan diri sesuai dengan keinginan atau tuntutan dari warga. Kedepannya kami mohon bimbingan, tegur kami bilamana ada kami atau staf kami yang melakukan kesalahan agar bisa dibenahi kedepannya," tuturnya.

Diakhir pertemuan itu, Camat Kandis, melalui Sekcam juga mengajukan permohonan maaf pada masyarakat luas. Hal yang senada juga di sampaikan oleh fasilitator khususnya pada warga yang telah melaporkan, 
"Apapun pembenaran yang akan saya berikan tentunya tidak akan merubah suasana, disini dengan berlapang dada saya iklaskan bilamana saya dinyatakan salah maka dengan sepenuh hati, ikhlas saya akan mengundurkan diri dari pekerjaan sebagai fasilitator dan tentunya saya juga tidak lupa mengajukan permohonan maaf sebesar-besarnya pada seluruh masyarakat luas Simpang Belutu bilamana kinerja saya selama ini belum dapat memuaskan," ujar Ai disertai isak tangis.

Sebelum membubarkan diri, Ai sebagai terlapor juga menyempatkan diri untuk mengucapkan permohonan maaf secara langsung pada warga. 


Penulis: Ndi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update