Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Nasional Sorotan Daerah Berita Peristiwa Headline Hukum dan kriminal Megapolitan TNI POLRI KRIMINAL Hukum & Kriminal hukum Politik TNI AD TNI TNI/POLRI Pendidikan Berita > Polri Sosial Agama News/ Megapolitan News > Sorotan News > Megapolitan Bisnis Internasional Hukum -Nasional Budaya Ramadhan pemerintah Artikel Olahraga News > Nasional Hukum & Hukum dan Krimnal Kesehatan News/ Sorotan TNI & Polri Artikel Nasional News > Peristiwa Polri Polri Nasional google.com kegiatan Agama Artikel News advokasi Papua YouTube Google Facebook LinkedIn MetroTV opini Anisa Baswedan Nasional Hukum&Kriminal News > Kriminal News > Polri News> Megapolitan News> TNI AD Peristiwa Daerah sosial Ramadhan #youtube #google #hello #Lazada #facebook Anies Baswedan Nasional Diskusi Hukum dan Kirminal Nasional Artikel Google.com Nasional- sorotan -Politik News /Megapolitan Pendidikan Nasional Pertanian Politik > Nasional Polri-TNI Sorotan<Nasional TNI dan polri TNI& POLRI TNI-Polri Anies Baswedan Nasional Budaya Agama Corona Desa Palsari Ekonomi Ekonomi / News Gubernur Jawabarat Hilman Hukum &Kirminal Kebakaran Kriminalisasi Lalulintas Lowongan pekerjaan Musik Nasional -sorotan Nasional Artikel Google.com Jayawijaya Papua Nasional Sorotan Nasional polri Nasional& Sorotan Nasional<Sorotan Natal New> Nasional News / Hukum & Kriminal News > Hukum & Kriminal News >Megapolitan Olahraga POLRI Organisasi PERISTIWA -SOROTAN#Nasional Pemkot Bogor Peristiwa Nasional Peristiwa+Hukum dan Kriminal Peristiwa-daerah Peristiwa<Sorotan Peristiwa<Sorotan<Nasional Pertanian & Ekonomi Pimpinan Pompes Polri#Nasioanal Polri-Nasional -pendidikan Pristiwa Sorotan Pemerintah Sorotan Pemerintah Pacitan Sorotan hukum dan kriminal Sorotan-Nasional Sorotan<Viral Sorotan<peristiwa Sosial Islam Sosial LSM Sosial Ramadahan TNI Nasional TNI- POLRI TNI-AD kejadian oprasi gabungan pasar Ramadan sejarah

Diduga Melakukan Penipuan, Ketua PWRI Siak Ditangkap Polisi

Desember 31, 2023 | Minggu, Desember 31, 2023 WIB
Siak, detiknewstv.com-Polsek Sungai Apit lakukan penangkapan terhadap seorang wartawan, disalah satu media online berinisial B yang juga sebagai Ketua PWRI Kabupaten Siak, B ditahan karena adanya pelaporan dari beberapa warga diduga terkait kasus penipuan sejumlah uang, Sabtu (30/12/2023)

Menurut informasi sejumlah sumber, B ditangkap Polsek Sungai Apit pada saat dirinya hendak berangkat ke Batam. Sedangkan kasus yang menjerat B adalah atas pengaduan dan laporan sejumlah korban dari masyarakat yang mengaku telah ditipu sejumlah uang oleh B, adapun jumlah uang yang diduga ditipu B bervariasi dengan total puluhan juta rupiah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, bahwa B pernah tinggal di Kampung Harapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak,.Kesehariannya memang dikenal sebagai seorang wartawan pada salah satu media online dan kegiatannya aktif di Kecamatan Sungai Apit serta dikenal sebagai Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Siak.

Kapolsek Sungai Apit AKP. Rinaldi, saat dikonfirmasi awak media ini, membenarkan atas penangkapan saudara B tersebut atas dasar 3 orang korban yang membuat pengaduan dan laporan resmi di Polsek Sungai Apit, terkait kasus penipuan sejumlah uang dengan modus dijanjikan kerja dengan nominal uangnya bervariasi

"Ya, begitulah adanya, kami telah menahan saudara B di Polsek Sungai Apit  atas Laporan dan pengaduan dari 3 orang korban masyarakat Sungai Apit," ucap Kapolsek

AKP Rinaldi juga menjelaskan, bahwa kejadiannya pada Desember ini juga, ketiga korban penipuan yang diduga dilakukan saudara B tersebut, modusnya sama yaitu dijanjikan untuk mendapatkan pekerjaan dengan imbalan sejumlah uang. Namun sampai waktu yang dijanjikan pekerjaan tak kunjung ada, bahkan sejumlah uang sudah diberikan kepada saudara B. Adapun jumlah nominal uang korban yang diambil saudara B bervariasi jumlahnya jika ditotalkan berkisar Puluhan Juta.

"Kejadian dalam bulan ini juga, Kerja yang dijanjikan saudara B sebagai terlapor kepada para korban tak kunjung ada sampai waktunya, hanya angin surga. Sedangkan sejumlah uang sudah diberikan kepada saudara B oleh tiga orang korban, yaitu bervariasi.

Masing-masing  jumlahnya Rp12 Juta, Rp30 Juta dan Rp12 Juta. Pernah juga dibuat perjanjian antara korban dan terlapor untuk diberikan waktu mengembalikan uang yang telah diambil oleh terlapor. Namun sampai waktunya, janji terlapor tak kunjung mengembalikan uangnya korban dan terlapor tidak bisa dihubungi lagi," jelas AKP Rinaldi.

Lanjut Kapolsek lagi, "sebenarnya para korban ini sangat menginginkan uang mereka kembali, dan saat ini terlapor sedang dilakukan pemeriksaan dan ditahan di Polsek Sungai Apit," tutup Kapolsek AKP. Rinaldi. 


Penulis; AS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update