Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Nasional Sorotan Daerah Berita Headline Peristiwa Megapolitan Hukum dan kriminal KRIMINAL TNI POLRI hukum Hukum & Kriminal TNI Politik TNI AD TNI/POLRI Pendidikan News/ Megapolitan Sosial Berita > Polri Agama News > Sorotan News > Megapolitan Bisnis Budaya Internasional Hukum -Nasional pemerintah Olahraga Ramadhan Artikel Kesehatan News > Nasional Hukum & Hukum dan Krimnal News/ Sorotan TNI & Polri Artikel Nasional News > Peristiwa Polri Polri Nasional google.com kegiatan Agama Artikel News advokasi Papua YouTube Google Facebook LinkedIn MetroTV opini sosial Ramadhan Anisa Baswedan Nasional Hukum&Kriminal News > Kriminal News > Polri News> Megapolitan News> TNI AD Peristiwa Daerah #youtube #google #hello #Lazada #facebook Anies Baswedan Nasional Diskusi Hukum dan Kirminal Nasional Artikel Google.com Nasional- sorotan -Politik News /Megapolitan Pendidikan Nasional Pertanian Politik > Nasional Polri-TNI Sorotan<Nasional TNI dan polri TNI& POLRI TNI-Polri Anies Baswedan Nasional Budaya Agama Corona Desa Palsari Ekonomi Ekonomi / News Gubernur Jawabarat Hilman Hukum &Kirminal Kebakaran Kriminalisasi Lalulintas Lowongan pekerjaan Musik Nasional -sorotan Nasional Artikel Google.com Jayawijaya Papua Nasional Sorotan Nasional polri Nasional& Sorotan Nasional<Sorotan Natal New> Nasional News / Hukum & Kriminal News > Hukum & Kriminal News >Megapolitan Olahraga POLRI Organisasi PERISTIWA -SOROTAN#Nasional Pemkot Bogor Peristiwa Nasional Peristiwa+Hukum dan Kriminal Peristiwa-daerah Peristiwa<Sorotan Peristiwa<Sorotan<Nasional Pertanian & Ekonomi Pimpinan Pompes Polri#Nasioanal Polri-Nasional -pendidikan Pristiwa Sorotan Pemerintah Sorotan Pemerintah Pacitan Sorotan hukum dan kriminal Sorotan-Nasional Sorotan<Viral Sorotan<peristiwa Sosial Islam Sosial LSM Sosial Ramadahan TNI Nasional TNI- POLRI TNI-AD kejadian oprasi gabungan pasar Ramadan sejarah

Pengembang Kasus Pengeroyokan di Terminal Tidak ada Titik Terang dari Kapolsek Ujung Bulu

Juni 20, 2023 | Selasa, Juni 20, 2023 WIB

BULUKUMBA, detiknewstv.com
Pada Hari Kamis Tgl.15/6/2023
pengakuan Kanit Reskrim Polsek ujung bulu saat di temui oleh pihak korban di ruang gelar Polsek ujung bulu.

"Tergantung sama kita Kalau memang kita merasa tidak puas dengan pelayanan teman-teman di ujung bulu itu hakta saya tidak melarang kita, yang jelas setakat ini saya manpu menjelaskan kami sudah melakukan semaksimal mungkin untuk memanggil saksi-saksi yang bersangkutan mereka semua menolak tidak ada yang mahu bahkan sudah di datangi rumahnya tapi tidak ada yang mahu, apakah di perkara ini masa saya mahu bikin saksi abal-abal bikin setingan kan tidak mungkin "tuturnya
"Lanjut alasan keluarganya saksi menolak untuk bersaksi itu haknya selaku dia berkata cari aman dan dia tidak mengerti biar kita menjamin keamanannya,dan dia sepakat menolak untuk bersaksi bahkan neneknya sendiri yang menemui langsung saya, sempat saya pertanyakan kenapa menolak bersaksi alasan paktor keselamatan ,apa tidak cukup jaminan kami apa bila terlapor ini ( Adi dan Idhul)itu tanggung jawab kami untuk menjaga bukan kamu punya urusan tidak usah kamu yang berurusan itupun tidak di indahkan"ucapnya

"Lanjut kita sudah melakukan segala macam upaya menyurati dua kali,bahkan kami datangi rumah nya tapi dia tidak ada, saya juga tidak tahu langkah apa lagi yang harus lakukan untuk menyakinkan saksi supaya mahu bersaksi ,karna yang kami butuhkan harus ada saksi melihat "tutur Kanit Reskrim 

"Lanjut kami dari pihak korban tidak mahu tahu semua dan saya rasa oknum kepolisian tahu cara untuk bagaimana supaya saksi ini di ambil paksa,dan saya duga saksi ini bagian dari pelaku, karna ada apa sehingga saksi-saksi tidak mahu bersaksi sedangkan dia melihat dengan mata kepala sendiri dan kejadian itu pas mereka ber empat main domino"ucap Udin Karim

"Lanjut betul kata Kanit Reskrim untuk saat ini oknum tidak bisa menjemput paksa saksi atau pun pihak terlapor karna belum memenuhi SOP ,madsud saya kenapa oknum kepolisian tidak memberikan surat panggilan ketiga biar bisa menjemput paksa saksi-saksi ,karna sampai saat ini saksi dan terlapor belum pernah ada di intorgasi atau di periksa oleh oknum kepolisian "tuturnya

"Lanjut kami selaku keluarga korban merasa kecewa atas lambanya penanganan kasus,dan siapa kah kira-kira yang harus di persalahkan nanti apa bila ada terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, mantap undang-undang sekarang biar kapan membunuh kalau tidak ada yang melihat amanji." Tutup Udin Karim

(Gunawan_Team)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update