Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Nasional Sorotan Daerah Berita Headline Peristiwa Megapolitan Hukum dan kriminal KRIMINAL TNI POLRI hukum Hukum & Kriminal TNI Politik TNI AD TNI/POLRI Pendidikan News/ Megapolitan Sosial Berita > Polri Agama News > Sorotan News > Megapolitan Bisnis Budaya Internasional Hukum -Nasional pemerintah Olahraga Ramadhan Artikel Kesehatan News > Nasional Hukum & Hukum dan Krimnal News/ Sorotan TNI & Polri Artikel Nasional News > Peristiwa Polri Polri Nasional google.com kegiatan Agama Artikel News advokasi Papua YouTube Google Facebook LinkedIn MetroTV opini sosial Ramadhan Anisa Baswedan Nasional Hukum&Kriminal News > Kriminal News > Polri News> Megapolitan News> TNI AD Peristiwa Daerah #youtube #google #hello #Lazada #facebook Anies Baswedan Nasional Diskusi Hukum dan Kirminal Nasional Artikel Google.com Nasional- sorotan -Politik News /Megapolitan Pendidikan Nasional Pertanian Politik > Nasional Polri-TNI Sorotan<Nasional TNI dan polri TNI& POLRI TNI-Polri Anies Baswedan Nasional Budaya Agama Corona Desa Palsari Ekonomi Ekonomi / News Gubernur Jawabarat Hilman Hukum &Kirminal Kebakaran Kriminalisasi Lalulintas Lowongan pekerjaan Musik Nasional -sorotan Nasional Artikel Google.com Jayawijaya Papua Nasional Sorotan Nasional polri Nasional& Sorotan Nasional<Sorotan Natal New> Nasional News / Hukum & Kriminal News > Hukum & Kriminal News >Megapolitan Olahraga POLRI Organisasi PERISTIWA -SOROTAN#Nasional Pemkot Bogor Peristiwa Nasional Peristiwa+Hukum dan Kriminal Peristiwa-daerah Peristiwa<Sorotan Peristiwa<Sorotan<Nasional Pertanian & Ekonomi Pimpinan Pompes Polri#Nasioanal Polri-Nasional -pendidikan Pristiwa Sorotan Pemerintah Sorotan Pemerintah Pacitan Sorotan hukum dan kriminal Sorotan-Nasional Sorotan<Viral Sorotan<peristiwa Sosial Islam Sosial LSM Sosial Ramadahan TNI Nasional TNI- POLRI TNI-AD kejadian oprasi gabungan pasar Ramadan sejarah

Lagi dan lagi Proyek TPT P3 TGAI jadi sorotan publik,

Juni 07, 2023 | Rabu, Juni 07, 2023 WIB

Kab. Bekasi, detiknewstv.com Berdalih untuk kebutuhan dan keperluan masyarakat, di duga sebagai ajang cari cuan buat para penanggung jawab kegiatan, kemana pihak pihak yang bertanggung jawab, terkesan membiarkan atau tutup mata, Proyek yang menelan biaya Ratusan juta rupiah di duga tidak mementingkan kualitas.

Selain di duga bermain dengan kualitas dan mutu TPT, pihak pemborong atau pelaksana kegiatan, tidak memperhatikan TPT yang lama, TPT yang lama terlihat hampir roboh karena jadi akses jalan untuk pekerja, kami belum bisa dapat keterangan dari pihak pelaksana atau pemerintah setempat terkait TPT lama yang jadi akses jalan pekerja.
Yang paling penting saat bekerja, para pekerja tidak di lengkapi APD (Alat Pelindung Diri) atau K3 (Keselamatan Kesehatan Kerja) padahal sudah jelas diatur dalam
UU No.1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja
UU No.23 Tahun 1992 tentang kesehatan
UU No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan

P3-TGAI merupakan kegiatan padat karya irigasi yang pekerjaannya meliputi persiapan, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi agar memperhatikan kegutuhan, kesulitan dan aspirasi laki-laki dan perempuan, lansia, disabilitasdan masyarakat berkebutuhan khusus. Kegiatan P3-TGAI yang meliputi kegiatan perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi dan peningkatan jaringan irigasi bertujuan untuk meningkatkan kinerja layanan irigasi, dan tentunya sebagai solusi peningkatan ekonomi masyarakat,

Selain itu, penerima kegiatan P3-TGAI adalah P3A yang sudah berbadan hukum, sudah disahkan dengan keputusan kepala daerah, memiliki akta notaris. Hal yang perlu diperhatikan dalam P3-TGAI tidak boleh melakukan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, dan akan dikenakan sanksi jika P3A melanggar pakta integritas tersebut, 

Menyikapi hal tersebut kami tim media sebagai sosial kontrol melihat beberapa lokasi kegiatan, salah satunya di Desa Jayalaksana, di duga banyak kecurangan, di duga kuat pelaksana tidak memperhatikan kualitas mutu dan tidak mengacu pada RAB, tapi kegiatan terus berlanjut, 

Sangat di sayangkan ada nya kegiatan tersebut, di duga kegiatan tersebut GAGAL, walaupun adanya pengawas, konsultan dan pemerintah Desa Jayalaksana, di duga jadi penonton yang baik...!

Saat di lokasi kami tidak melihat adanya pelaksana kegiatan, pengawas dan konsultan di lokasi, dan juga kegiatan tersebut bisa merusak TPT yang lama, karena dari pantauan kami, sudah ada yang hampir rubuh, kami belum dapat mengkonfirmasi pelaksana proyek,


(Anto/tim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update