Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tanpa Lantai Kerja"Tinjau Ulang Pekerjaan PT.Gratiradi Jalan Tipar Cakung Sukapura Cilincing Jakarta Utara

Oktober 22, 2026 | Oktober 22, 2026 WIB Last Updated 2026-10-22T07:50:43Z
Jakarta -Akibat ketidak sesuaian dengan gambar dan rencana yang dibuat Kepala seksi Perencanaan selaku ketua tim teknis perencanaan Suku Dinas SDA.Dan itu atas persetujuan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen ).

Dengan adanya temuan pekerjaan yang dilakukan pihak kontraktor PT.Gratira Multi Anugrah,
di Jalan Tipar Cakung Sukapura Cilincing, menjadi sorotan publik.

Tampak pekerjaan pemasangan u-ditch maupun saluran asal jadi hingga terindikasi terjadi pengurangan volume hingga dugaan kerugian Negara.

Mengacu pada standar konstruksi saluran u-ditch, wajib menggunakan lantai kerja. Antara lain : 
1. Pasir urug t-10 cm dan adukan semen fc 7,5 Mpa beton (lean concrete/LC) t-5 cm, sebagai fondasi agar stabilitas drainase terjamin dan tidak mudah amblas.

Ironisnya yang terjadi dilapangan, justru tidak ditemukan penggunaan lantai kerja melainkan, u-ditch langsung ditimpa di atas genangan air dan lumpur.

Akibatnya, sejumlah pihak menuding, Suku Dinas Sumber Daya Air dengan Kontraktor pelaksana PT.Gratira Multi Anugerah 
telah melakukan persekongkolan jahat.

Modus yang digunakan kontraktor pelaksana, memasang saluran u-ditch tanpa menggunakan lantai kerja.

"Beberapa item material yang seharusnya digunakan justru tidak dilakukan dan hal tersebut berpotensi terjadi kerugian Negara.

Namun sangat disayangkan, pengawas dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara, tidak ditemukan dilapangan.

Lantas dimanakah konsultan pengawas saat pekerjaan saat berlangsung pekerjaan ?

Akibat tidak dilakukan pemasangan lantai kerja, atau 
pengurangan volume hal ini berdampak langsung pada daya tahan infrastruktur maupun kwalitas hingga berpotensi terjadi kerugian Negara," tegas Herman. Selasa.(20/10/2026), tepat pukul 13.20 wib.

Tidak hanya itu, Air yang mengalir akan menggerus lapisan di bawah drainase, hingga menyebabkan u-ditch mudah amblas dan bergeser.

Dengan ditemuan pekerjaan asal jadi, diduga estimasi biaya cor beton (lantai kerja), sepanjang pemasangan saluran u-ditch diperkirakan mengalami kerugian ratusan juta rupiah," pungkas Herman 

"Bayangkan aja, sesuai dengan Nilai Kontrak PT. Gratira Multi Anugrah Dengan Suku Dinas Sumber Daya Air, Rp.1.228.982.855,00x10%= Rp.122.898.285,00.

"Jika tidak menggunakan lantai kerja, sepanjang pekerjaan pemasangan saluran u-ditch, berpotensi terjadi kerugian Negara,"ratusan juta".

Hal yang sama, Luhanry mengatakan,"bahwa perbuatan ini telah menciderai pakta integritas yang ditandai tangani PPK dengan Direktur pelaksana dan bahkan “perbuatan keji dan mungkar,” tegasnya 

Dalam waktu dekat ini, dirinya akan menyurati Inspektorat dan BPK-RI maupun instansi terkait 
agar seluruh pemasangan u-ditch yang anggarkan di Jalan Tipar Cakung Sukapura Cilincing hingga di Kota Administrasi Jakarta Utara segera di evaluasi," ucapnya.

Dirinya dengan tegas, akan mendesak, Inspektorat da Gubernur DKI Jakarta, untuk segera meninjau ulang kembali semua pekerjaan pemasangan u-ditch yang nota bene tidak menggunakan lantai kerja," jelas Luhanry.

Dampak tidak menggunakan lantai kerja / adukan semen fc 7,5 dan pasir urug t-10 cm. Antara lain:
menyebabkan struktur saluran kehilangan tumpuan stabil, hingga mudah amblas, bergeser, dan air tidak mengalir lancar.

Saluran amblas dan akan bergeser, sehingga 
beban berat u-ditch dan air di atas tanah galian akan labil dan akan menyebabkan penurunan tanah (settlement). 

U-ditch cepat miring atau turun sebelah.
Elevasi dan Kemiringan kacau: 
Lantai kerja dan pasir urug berfungsi mengatur level kemiringan dasar saluran agar air bisa mengalir kontinu.

Tanpa, dasar u-ditch, menjadi bergelombang (tidak simetris, sehingga air tergenang dan memicu endapan lumpur serta sedimentasi.

Sambungan rapat pecah/lepas: Ketika salah satu atau beberapa segmen u-ditch amblas secara tidak merata, sambungan antar unit akan tertarik, retak, atau lepas. Hal ini membuat air bocor ke dalam tanah atau pasir di sekitar saluran tergerus.

Resiko Erosi dan Kerusakan Dini:
Aliran air yang langsung menggerus tanah dasar tanpa pelindung beton lantai kerja memperbesar risiko erosi lokal, memperpendek usia pakai infrastruktur drainase, hingga berpotensi melanggar spesifikasi teknis/kontrak kerja dan berpotensi terjadi kerugian Negara.

Tidak hanya itu, akibat Pemasangan u-ditch tidak rata, akan menyebabkan genangan di dalam saluran.

Sambungan antarsegmen tidak diperkuat dan mengakibatkan air bocor keluar.

Menggunakan beton tidak standar yang cepat retak dan menurunkan daya tahan U-ditch.

Lantas buat apa dibuat gambar dan rencana anggaran, dan hal tersebut hasil kinerja Kepala seksi Teknis Perencanaan Suku Dinas Sumber Daya Air, atas persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kalau ternyata tidak direalisasikan," tutup Luhanry, lewat aplikasi WhatsApp miliknya. Rabu.(21/10/2026).

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), belum berhasil dikonfirmasi.

Hal yang sama dengan Direktur pelaksana, PT. Gratira Multi Anugrah hingga sampai ini belum memberikan tanggapan, "demikian menurut pelaksana dilapangan. Senin (12/10/2026).
(Lian)
×
Berita Terbaru Update