Indramayu - Pemerintah Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, menyambut baik agenda pembagian bantuan pangan sekaligus kunjungan Wamenko Pangan, DR,Hanif Faisol Nurofiq ,S,Hut,MP, beserta jajarannya ke desa setempat. pada Kamis, (20/08/26)
Kuwu Wahid, menyampaikan rasa syukur dan kehormatan atas kehadiran pejabat pusat tersebut. Menurutnya penyaluran bantuan berjalan lancar tanpa kendala.
“Alhamdulillah penyaluran beras Bulog Sebanyak 584 KPM tidak ada masalah, .masing-masing mendapatkan Beras tigapuluh kilo,” ujarnya.
Salah satu penerima manfaat, seorang ibu berusia 39 tahun, mengaku sangat terbantu dengan bantuan beras seberat 30 kilogram. Ia menyebut harga beras di pasar saat ini berkisar Rp14.000–Rp15.000 per kilogram.
“Sangat membantu sekali. Ini dapat meringankan, kita nggak jadi beli beras. Dapat bantuan beras ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena sebelumnya telah menerima bantuan untuk anak sekolah.
Harapannya ke depan, bantuan serupa dapat terus diberikan agar beban ekonomi keluarga tetap ringan.
Kuwu menyampaikan bahwa kunjungan Wakil Menteri Pangan menjadi momen istimewa.
“Kami merasa terhormat, bahwa kami ketempatan dari Wamenko pangan, hadir ke desa kita. Suatu kehormatan bagi saya selaku kepala desa,” katanya.
Ke depan, Kepala Desa berharap masyarakat semakin subur dan makmur.
Ia juga menyoroti tantangan pertanian di wilayah tersebut yang masih mengandalkan sistem pengairan terbatas, terutama pada musim rendeng dan sadon. Sebagian wilayah bagian timur masih memiliki aliran air, namun secara keseluruhan dibutuhkan dukungan pompa.
“Kami mohon bantuan pompa, Yang kami inginkan karena kita ambil airnya dari Cimanuk, minimal yang delapan in, paling kecil, minimal delapan in dua pompa,” tegasnya.
Sebelumnya, pihak desa sudah berkoordinasi terkait bantuan pompa yang lebih kecil (tiga inci). Pompa tersebut akan diterima oleh kelompok tani, di antaranya Kelompok Tani Sri Mulya 1.
Kunjungan dan penyaluran bantuan ini diharapkan memperkuat ketahanan pangan masyarakat Desa Lobener Lor, sekaligus mendorong peningkatan produksi pertanian melalui dukungan infrastruktur pengairan yang memadai.
( NURYASIN )