Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Ribuan Jemaat HKBP Kramatjati Ikuti Perjamuan Kudus Jumat Agung

April 03, 2026 | April 03, 2026 WIB Last Updated 2026-04-03T14:47:04Z
JAKARTA -Lebih dari 1.000 jemaat Huria Kristen Batak Protestan/HKBP Resort Kramat Jati Jakarta Timur mengikuti kebaktian Jumat Agung (3/4/2026), memperingati kematian Yesus Kristus di kayu Salib.
Usai kebaktian dilanjutkan dengan perjamuan Kudus.

Khusus perjamuan Kudus di gereja HKBP Kramat Jati,
pelayanan dirubah dengan cara: Warga jemaat bergilir menuju tempat pendeta yang menyediakan roti dan anggur di depan altar.Biasanya pendeta yang mendekati jemaat yang berdiri di depan altar gereja.

Perjamuan Kudus ini dilakukan umat Kristen 
sesuai pesan Yesus Kristus pada perjamuan Kudus terakhir dibukit Zaitun, 
Israel Timur, 2000 tahun silam.

Dalam perjamuan Kudus ini menggambarkan roti sebagai simbol daging Kristus dan anggur merah sebagai simbol darah Yesus Kristus yang tumpah saat disalibkan di kayu Salib Golgata,
pada hari Jumat pukul 15.00 waktu Israel.

Pada perjamuan Kudus terakhir itu,
Yesus Kristus berpesan kepada 12 muridnya agar mereka lanjutkan setelah tiba waktunya Yesus harus mati disalibkan untuk menebus umat ciptaan Tuhan Allah yang jatuh ke dalam dosa maut.

Penderitaan berat hingga mati disalibkan yang ditanggung Yesus Kristus, kata Pdt Dr Martongo Sitinjak dalam khotbahnya akibat tuduhan palsu dari imam-imam besar agama Yahudi.
Kedatangan Yesus Kristus di bumi dengan berbagai mujijat yang dilakukannya, dituduh imam-imam besar agama Yahudi sebagai penghinaan kepada Allah.

Dengan tuduhan palsu bahwa Yesus Kristus bukan anak Allah, Gubernur Romawi Pontius Pilatus yang berkuasa di Israel terpaksa menjatuhkan hukuman mati kepada Yesus Kristus bersama dua penjahat berat. Pada sidang terbuka yang dibanjiri bangsa Yahudi.
Di kota Jerusalem,pada hari Jumat 2026 tahun silam.

Sebelum menghembuskan napas terakhir,
dari kayu salib Yesus sempat berseru: Eloi, Eloi lama sabachtani (Ya Bapa, mengapa Engkau Tinggalkan Aku).
Kemudian,
Yesus berdoa:
 "Ya, Bapa ke dalam tanganMu kuserahkan nyawaKu."

Peristiwa tragis itu mengakibatkan gempa besar diseluruh negeri Israel.Gereja agama Yahudi di kota Jerusalem dan gunung batu terbelah.
Kuburan orang mati juga terbuka sehingga orang-orang kudus bangkit dari kuburnya.
Guncangan gempa bumi begitu besar.
Sinar mata hari pun redup sehingga bumi gelap gulita.

Perwira berpangkat Letnan yang bertanggung jawab atas jalannya eksekusi hingga penyaliban Yesus jadi ketakutan.
Si Letnan itu pun bersaksi seketika."Sungguh, benar Yesus adalah anak Allah," imbuhnya.

Menjelang malam hari, pasukan pengawal mengijinkan mayat Yesus diturunkan dari kayu Salib.
Yang menurunkan adalah Yusuf,anggota Mahkamah Agama Yahudi dari Arimatea.
Dia juga dikenal orang kaya dan pengikut Yesus secara rahasia.

Kemudian mayat Yesus dibungkus dengan kain kapan lalu dimasukkan keliang batu di pemakaman Golgata.Hanya sekitar 200 meter dari Gereja Makam Kudus yang diyakini gereja Katolik merupakan lokasi penyaliban Yesus Kristus.Karena itulah, nama gereja di ini disebut Makam Kudus.
Selamat memperingati kematian Yesus Kristus pada Jumat Agung. 


( Hardi / Ludin.P )
×
Berita Terbaru Update