Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Aksi Masa Menolak Revitalisasi Tambak Berujung Rcuh

April 02, 2026 | April 02, 2026 WIB Last Updated 2026-04-02T10:41:24Z
INDRAMAYU - Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (Kompi) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Indramayu. Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap rencana proyek revitalisasi tambak Pantura yang dinilai berpotensi merugikan para pembudidaya lokal.
Kamis/02/04/2026.

Dalam aksinya, massa menyampaikan keberatan atas rencana pengembangan budidaya ikan nila salin dengan skema insentif di kawasan tambak Perhutani serta lahan tanah timbul. Kebijakan tersebut dinilai dapat mengancam keberlangsungan usaha masyarakat pesisir yang selama ini menggantungkan mata pencaharian dari sektor tambak tradisional.

Para demonstran juga mendesak pemerintah daerah agar membuka ruang dialog secara transparan dan melibatkan seluruh pihak terdampak guna mencari solusi yang adil dan berkelanjutan.

Namun, aksi yang awalnya berlangsung tertib berubah memanas saat massa tidak mendapatkan respons langsung dari Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang dinilai tidak hadir untuk menemui peserta aksi. Kekecewaan tersebut memicu kericuhan di kawasan Alun-Alun Indramayu.

Sejumlah fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan akibat aksi tersebut, di antaranya kursi taman, pagar pembatas, tempat sampah, lampu hias, hingga pot bunga. Selain itu, papan informasi dan ornamen bola yang menjadi ikon kawasan alun-alun turut terdampak.

Peristiwa ini menuai keprihatinan masyarakat, mengingat fasilitas yang dirusak merupakan aset publik yang diperuntukkan bagi kepentingan bersama.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah terkait insiden tersebut maupun keberadaan Bupati saat aksi berlangsung.

Masyarakat pun berharap ke depan komunikasi antara pemerintah dan warga dapat terjalin lebih baik, sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara damai tanpa merugikan kepentingan umum.


( Nuryasin )
×
Berita Terbaru Update