Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Jendral Hasudungan Aritonang Masuk Punguan Lansia

Februari 26, 2026 | Februari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-02-26T13:48:05Z
Jakarta ll Bigrigadir Jenderal (Brigjend) (Purn) TNI Hasudungan Aritonang merasa terpanggil bergabung dengan Punguan atau Komunitas lanjut usia/Lansia HKBP Kramat Jati Jakarta Timur.Tepat pada perayaan ulang tahun ke-25 komunitas itu, Kamis, 26 Pebruari 2026.

Kisahnya berawal pada Minggu 15 Pebruari 2026.Saat itu, koor Punguan Lansia melayani dengan persembahan lagu pujian pada kebaktian pagi pukul 06.00 WIB.Kami amati, sang Jenderal yang duduk sendirian di belakang barisan Punguan Lansia menikmati lagu pujian berjudul: Ibana do Debata.

Usai kebaktian gereja, sengaja kami buntuti hingga turun ke lantai dasar untuk menikmati kopi dan teh panas yang disediakan gereja setiap Minggu pagi dan siang hari.Sebagai sesama anggota jemaat, biasanya saling bersalaman dengan ucapan selamat hari Minggu.

Tanpa basa basi, kami langsung menawarkan: Amang, kita kan sudah usia lanjut.Kapan waktunya kita dipanggil pulang ke rumah Bapa di surga, tidak ada yang tahu.Masih ada kesempatan diberikan Tuhan agar kita bergabung di Punguan Lansia memuliakan namaNya.

 Bagaimana amang, jika kita bergabung dengan Punguan Lansia HKBP Kramat Jati untuk latihan koor dan senam sehat pagi, Senin dan Kamis?

Tanpa pikir panjang, Brigjend Hasudungan Simaremare Aritonang yang bermukim di kompleks perumahan Pasukan Pengamanan Presiden/Paspam Pres Kramat Jati Jakarta Timur menyambut baik ajakan Punguan Lansia.

Tapi, dengan terus terang mengatakan tidak bisa aktif latihan koor dan kegiatan Lansia dua kali dalam satu Minggu.Alasannya, masih terikat tanggung jawab pekerjaan dan perawatan istri boru Sihombing yang memerlukan perawatan di rumah.

Kami dengan Ketua Punguan Lansia HKBP Kramat Jati St Marudut Sitinjak sepakat menyatakan tidak masalah.Yang penting mau mendaftar jadi anggota baru Lansia.

Sekretaris Punguan Lansia St AJ Sinaga dengan sigap langsung menyampaikan undangan kepada Brigjend Hasudungan Aritonang untuk ikut perayaan hari ulang tahun ke-25 Lansia HKBP Kramat Jati, Kamis, 26 Pebruari 2026.Bertempat di aula Serbaguna.

Sebagai anggota jemaat HKBP Kramat Jati, amang Aritonang tanggap bahwa Panitia membutuhkan partisipasi pada ulang tahun perak Punguan Lansia."Mohon dikirim nomor rekening Panitia agar ditransfer sekadar partisipasi dari kami walaupun sedikit ya Rp 5 juta," pinta Brigjend Hasudungan Aritonang.

Di tengah acara perayaan ulang tahun ke-25 Punguan Lansia hari ini, Brigjend Hasudungan Aritonang tampil kuartet dengan Pdt Pontius Ch Siregar, M.Div, St Marudut Sitinjak, Suhuntulan Sihombing menyumbang lagu populer Batak berjudul: Margogo Ijur Bari. 

Ternyata lirik lagu gubuhan Serli Napitu mengingatkan amang Hasudungan saat menimba ilmu di SMA Negeri Bandung.
Sepatu dan pakaian pun terpaksa terjual di pasar Kaget Bandung karena biaya hidup sehari-hari sering terlambat dikirim via pos karena kesulitan ekonomi orangtuanya.

Namun demikian, Tuhan maha adil.Berkat kegigihan Hasudungan Simaremare menuntut ilmu pengetahuan jauh dari kampung halaman di Muara Tapanuli Utara, suratan tangannya baik dengan diterima menjadi Taruna Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah.Sejak dilantik jadi perwira militer, karirnya terus menanjak hingga menyandang pangkat Brigadir Jenderal hingga purna bakti.

Sayangnya, seperti syair lagu:Margogo Ijur Bari.... ketika Brigjen Hasudungan sudah meraih pangkat perwira tinggi, ibundanya tidak bisa ikut menikmati perjuangan sang anak. Sudah mendahului pulang ke rumah Bapa ."Mungkin anggota Lansia HKBP Kramat Jati, banyak kisah orangtuanya seperti yang saya alami.Alani namargogo Ijur bari dohot tangiang ni natua-tuata ido boi hita songonon," ujar Brigjen Hasudungan Aritonang mengenang masa lalunya. 

Selain suguhan lagu-lagu pop Batak, juga tampil tari kreasi tortor Batak yang dikemas Ny L Panjaitan Sinta br Pasaribu, S.Pd.Penampilan ibu-ibu Lansia dalam dua sesi menarik perhatian para undangan dengan memberikan saweran total mencapai Rp 7.400 juta. 

Sumbangan spontan juga mengalir untuk membantu pembelian lahan 9.070 meter persegi di depan gereja HKBP Kramat Jati seharga Rp 13 miliar.Total dana yang terhimpun dalam acara ulang tahun ke-25 yang disatukan dengan bona taon Punguan Lansia HKBP Kramat Jati sebesar Rp 47 juta lebih.Sebagian besar dari dana ini akan diserahkan kepada Panitia pembelian lahan.

Jika bisa diserahkan Rp 30 juta kepada Panitia pembelian lahan, akan tercatat Punguan Lansia berkontribusi Rp 60 juta.Sebab, pada pesta perayaan Natal Punguan Lansia Desember 2025 sudah berkontribusi Rp 30 juta.

"Kita utama dahulu membantu pelunasan lahan 9.070 meter persegi itu," kata Ketua Punguan Lansia St Marudut Sitinjak, M.Pel.

Pimpinan HKBP Resort Kramat Jati Pdt Dr Martongo Sitinjak dalam khotbahnya menjelaskan ada tiga macam bentuk doa.
Yang pertama, doa bersama, doa khusus dan doa menyendiri atau meditasi.Dari tiga bentuk ini, doa meditasi sangat penting.Karena berdoa menggunakan pikiran, imajinasi dan emosi untuk merenungkan sabda Tuhan.

Marjan Tambunan Tambunan mengwakili semua Punguan Kategorial menjelaskan perkembangan Punguan Lansia sejak tahun 2008.Pada awalnya, disebut Punguan Lansia Simeon dengan anggota khusus ama/kaum pria berusia di atas 60 tahun.

Dua tahun kemudian, Punguan Lansia Simeon berubah menjadi Punguan Lansia yang beranggotakan perempuan dan kaum pria.Itulah cikal bakal Punguan Kategorial Lansia hingga saat ini.

Tapi, selain Pungutan Lansia juga ada Punguan Lansia Josua khusus kaum pria.Kedua Punguan ini berada di bawah naungan Seksi Lansia HKBP Kramat Jati.

Dalam menghadapi festival koor Lansia HKBP Distrik VIII Jakarta Raya tahun 2023, sebanyak sepuluh personal dari Punguan Ama direkrut masuk anggota Punguan Lansia sehingga memenuhi jumlah peserta.Hasilnya, dapat meraih juara ketiga tingkat Distrik VIII.

Kini, jumlah Punguan Lansia dan Punguan Lansia Josua tercatat 62 orang yang ikut bersama Lansia HKBP Distrik VIII meraih rekor MURI musik angklung, 17 Agustus 2025. Dengan jumlah peserta lebih 1.000 pemain musik angklung.Semua peserta memiliki sertifikat musik angklung tingkat dunia.

Dalam ulang tahun ke-25, Punguan Lansia HKBP Kramat Jati mengambil tema: Lansia yang diberkati, bersuka cita dan tetap setia mendoakan anak-anak hingga cucu.

Selamat merayakan ulang tahun perak Lansia HKBP Kramat Jati Jakarta Timur. 



( Hardi / Ludin.P )
×
Berita Terbaru Update