Indramayu ll Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) sukses menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini dilaksanakan di Halaman Kantor Balai Desa Plumbon belum lama ini bertujuan sebagai langkah strategis dalam menjaga ketersediaan pangan serta stabilitas harga pokok di tingkat masyarakat.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas DKPP Kabupaten Indramayu, Drs. H. Sugeng Heryanto, didampingi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Ninin Nurwulan, serta Kuwu Desa Plumbon. Kehadiran para pejabat ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal rantai pasok pangan agar tetap terjangkau bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga pasar..
Guna memastikan kualitas produk, DKPP bersinergi dengan berbagai vendor strategis seperti Perum BULOG, PG Rajawali II, Gapoktan Srimakmur, Kelompok Tani "Tani Sari III", hingga Koperasi Milenial Tangguh Sejahtera. Kolaborasi ini memungkinkan masyarakat mengakses komoditas esensial seperti beras, minyak goreng, daging sapi, telur ayam, hingga aneka bumbu dapur dengan harga yang jauh lebih miring dibanding pasar konvensional.
Kepala Dinas DKPP, Drs. H. Sugeng Heryanto, menegaskan, kegiatan ini merupakan instrumen penting dalam pengendalian inflasi daerah melalui pemotongan rantai distribusi yang panjang. Sugeng berharap sinergi antara TPID dan kelompok tani lokal dapat terus menjadi kunci utama keberhasilan distribusi pangan yang merata di seluruh wilayah Indramayu
Gerakan Pangan Murah ini bukan sekadar seremonial, melainkan aksi konkret pemerintah untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Kami memotong rantai distribusi agar petani mendapatkan harga yang layak dan konsumen mendapatkan harga yang murah, sehingga daya beli masyarakat tetap kuat," ujarnya.
Antusiasme warga terlihat dari catatan penjualan yang mencapai 3.145 kg dari total 5.100 kg stok yang disediakan. Komoditas primadona seperti beras premium terjual habis sebanyak 1.000 kg, diikuti minyak goreng dan protein hewani lainnya, yang membuktikan bahwa masyarakat sangat terbantu dengan adanya akses pangan bergizi dengan harga yang kompetitif.
( Nuryasin)