Lhoksumawe-Hujan deras yang mengguyur Kota Lhokseumawe dan sekitarnya selama beberapa hari berturut-turut kembali menyebabkan banjir di sejumlah titik, terutama kawasan Pasar Inpres. Selama dua hari penuh, aktivitas ekonomi di pasar tradisional tersebut lumpuh total akibat genangan air setinggi di atas lutut orang dewasa.
Seorang pedagang kelontong yang enggan disebutkan namanya menuturkan kepada media ini pada Jum'at (28/11/2025) bahwa hujan tanpa henti membuat seluruh barang dagangannya basah dan sebagian terendam air.
“Kami tidak bisa buka sama sekali. Barang-barang banyak yang rusak karena air masuk ke toko, setinggi lutut” ujarnya dengan nada kesal.
Pedagang lain juga menyampaikan keluhan serupa. Mereka menilai bahwa pemerintah harus memberi perhatian serius terhadap kondisi drainase pasar yang dinilai tidak berfungsi dengan baik.
"Sebenarnya parit-parit di sini harus dibersihkan rutin. Kalau hujan sedikit saja sudah tergenang, apalagi hujan deras begini. Pasar seperti terapung,” ungkap salah seorang pedagang.
Banjir di kawasan Pasar Inpres disebut sebagai masalah tahunan yang kerap terulang ketika curah hujan meningkat. Warga dan pedagang berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar kejadian serupa tidak terus berulang.
( Muslim )