Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Akses Vital Rusak, Ketua PWMOI Minta Pemkab Pelalawan Jangan Abaikan Keluhan Warga

Mei 18, 2024 | Mei 18, 2024 WIB Last Updated 2024-05-18T05:56:42Z
Jakarta, DetikNewstv.com-Belum lama Jalan Lintas penghubung Kelurahan Kerinci Barat dengan Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau diperbaiki, kini kembali rusak.

Pasalnya, ramainya diberitakan oleh awak media terkait jalan tersebut rusak, berlobang. Jalan tersebut termasuk akses vital karena penghubung dari Kota menuju RSUD selasih, Pengadilan Negeri (PN), Pengadilan Agama (PA) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) serta akses jalan untuk anak-anak yang menempuh pendidikan ke SMKN I Pangkalan Kerinci.

Sebelumnya diberitakan oleh awak media, warga Kecamatan Pangkalan Kerinci kecewa dengan perusahaan PT RAPP, pasalnya jalan penghubung Desa Makmur ke Pangkalan Kerinci saat ini rusak parah, terdapat banyak lubang dikhawatirkan membahayakan pengguna Jalan.

Pantauan di lapangan jalan aspal yang berlubang tersebut panjangnya hanya sekitar 30 meter dan kiri kanan jalan merupakan bangunan perumahan karyawan milik PT RAPP (APRIL Group) Jalan tersebut selalu padat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dan merupakan penghubung Pangkalan Kerinci ke Desa Makmur. Karena sejumlah perkantoran penting berada di Desa Makmur. 

Kabid Bina Marga PUPR Kabupaten Pelalawan Malanton Lumban Gaol, ST. saat dikonfirmasi awak media pada Jumat, (17/05/2024) mengatakan jalan aspal penghubung Pangakalan Kerinci ke Desa Makmur dan sebaliknya merupakan milik PT RAPP, Pemkab tidak bisa memperbaiki jalan tersebut karena jalan masuk dalam kawasan PT RAPP.

Dikatakan Malanton, pada Tahun 2017 Pemkab Pelalawan pernah ingin memperbaiki jalan tersebut dan sudah dianggarkan dalam APBD Pemkab Pelalawan, tetapi sangat disayangkan niat baik tersebut dilarang pihak perusahaan. "Saya berharap perusahaan dapat memperbaiki jalan tersebut," harap Malanton.

Wasito, salah seorang warga Desa Makmur kesal karena tidak kunjung diperbaiki jalan milik RAPP tersebut.

Sementara itu Kepala Desa Makmur Suwardi menuturkan jalan penghubung tersebut telah rusak parah sejak satu tahun ini dan menurutnya sudah ada 2 kali korban jatuh saat mengendarai kendaraan. "Terakhir korban jatuh sepasang suami istri, saat mengelakkan lubang jalan tersebut, " kata Suwardi

Suwardi sebagai Kepala Desa, pernah meminta kepada Humas PT RAPP untuk memperbaiki jalan tersebut karena jalan tersebut akses utama penghubung Desa Makmur dan Pangkalan Kerinci.

"Saya berharap jalan tersebut segera diperbaiki, karena itu akses utama walaupun masuk dalam kawasan perusahaan, "harapnya.

Ketua Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) DPD Kabupaten Pelalawan, Dedy meminta kepada Pihak PT RAPP agar bisa memperhatikan, karena jalan tersebut untuk kepentingan masyarakat.
"Perusahaan harus memikirkan masyarakat, sebab jalan tersebut memang tidak pernah terlihat mulus. Apalagi saat sekarang ini kondisinya hancur hampir keseluruhan jalan, "ujarnya kepada Awak Media, Sabtu (18/05/2024) 

"Tak hanya jalan penghubung antara kelurahan Kerinci Barat, sepanjang jalan lintas Desa Makmur juga butuh perhatian. Seperti yang kita lihat jalan pas penurunan tepatnya depan Pengadilan Negeri. Kondisinya juga sangat rawan, ada yang berlubang, ada yang sampai tumpukan semen memanjang seperti polisi tidur di atas jalan tersebut. Saya rasa itu sangat rawan karena posisinya pas penurunan depan pengadilan negeri. Apalagi di sana juga terdapat simpang tiga," beber Dedy.

Dedy juga meminta kepada pihak Pemerintah Kabupaten Pelalawan untuk bertindak atas keluhan masyarakat. "Kepada Bapak Bupati Pelalawan H. Zukri, harapan masyarakat adalah perbaikan jalan tersebut. Jangan mengabaikan keluhan masyarakat sebab jalan tersebut adalah Akses Vital Jalan Lintas Desa Makmur, " pungkasnya. 

"Apalagi pernah mau diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan kemudian tidak mendapat izin oleh pihak Perusahaan. Seharusnya Pemkab Pelalawan bisa memanggil Pihak Perusahaan untuk berdiskusi atas masalah tersebut."Tutup Dedy 

Hingga berita ini diterbitkan akan meneruskan konfirmasi ke Pihak terkait. 


( Tim )
×
Berita Terbaru Update