Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Nasional Sorotan Daerah Berita Peristiwa Headline Megapolitan Hukum dan kriminal KRIMINAL TNI POLRI Hukum & Kriminal hukum TNI Politik TNI AD TNI/POLRI Pendidikan News/ Megapolitan Sosial Berita > Polri Agama News > Sorotan News > Megapolitan Bisnis Budaya Internasional Hukum -Nasional pemerintah Ramadhan Artikel Olahraga Kesehatan News > Nasional Hukum & Hukum dan Krimnal News/ Sorotan TNI & Polri Artikel Nasional News > Peristiwa Polri Polri Nasional google.com kegiatan Agama Artikel News advokasi Papua YouTube Google Facebook LinkedIn MetroTV opini sosial Ramadhan Anisa Baswedan Nasional Hukum&Kriminal News > Kriminal News > Polri News> Megapolitan News> TNI AD Peristiwa Daerah #youtube #google #hello #Lazada #facebook Anies Baswedan Nasional Diskusi Hukum dan Kirminal Nasional Artikel Google.com Nasional- sorotan -Politik News /Megapolitan Pendidikan Nasional Pertanian Politik > Nasional Polri-TNI Sorotan<Nasional TNI dan polri TNI& POLRI TNI-Polri Anies Baswedan Nasional Budaya Agama Corona Desa Palsari Ekonomi Ekonomi / News Gubernur Jawabarat Hilman Hukum &Kirminal Kebakaran Kriminalisasi Lalulintas Lowongan pekerjaan Musik Nasional -sorotan Nasional Artikel Google.com Jayawijaya Papua Nasional Sorotan Nasional polri Nasional& Sorotan Nasional<Sorotan Natal New> Nasional News / Hukum & Kriminal News > Hukum & Kriminal News >Megapolitan Olahraga POLRI Organisasi PERISTIWA -SOROTAN#Nasional Pemkot Bogor Peristiwa Nasional Peristiwa+Hukum dan Kriminal Peristiwa-daerah Peristiwa<Sorotan Peristiwa<Sorotan<Nasional Pertanian & Ekonomi Pimpinan Pompes Polri#Nasioanal Polri-Nasional -pendidikan Pristiwa Sorotan Pemerintah Sorotan Pemerintah Pacitan Sorotan hukum dan kriminal Sorotan-Nasional Sorotan<Viral Sorotan<peristiwa Sosial Islam Sosial LSM Sosial Ramadahan TNI Nasional TNI- POLRI TNI-AD kejadian oprasi gabungan pasar Ramadan sejarah

TPA Burangkeng Diduga Sarang Korupsi, Aliansi Rakyat Bekasi Akan Terus Demo

Maret 26, 2024 | Selasa, Maret 26, 2024 WIB
Kab Bekasi, DetikNewstv.com-Puluhan massa berasal dari Aliansi Rakyat Bekasi menggelar aksi unjuk rasa terkait dugaan temuan korupsi, dalam pengadaan BBM di TPA Burangkeng. Dari nilai anggaran sebesar Rp 15 Milyar yang diduga adanya korupsi sebesar Rp4,8 milyar..

“Di situ ada anggaran sebesar 15 milyar rupiah dan uang diduga gelap itu sebesar Rp4,8 milyar kurang lebih. Kami berharap Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi tidak lemah syahwat,” tegas Ade Aulia Rahman, saat ditemui di lokasi massa menggelar aksi di Gerbang Kantor Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (25/3/2024).

“Iya BBM untuk alat transportasi di Burangkeng itu, apa pun itu termasuk untuk alat beratnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, dugaan adanya korupsi di Instan Dinas Lingkungan Hidup, bermula dari adanya surat rekom dari (Badan Pemeriksa Keuangan) BPK RI.
Laporan tersebut dilakukan para Peserta Aksi. 

Jadi gini, kita itu kan laporan sesuai dengan rekomendasi dari hasil temuan BPK RI, dan rekomendasi dari Inspektorat, bahwa mereka tidak bisa memberikan Sanksi atau Pidana segala macem. 

Jadi kami berinisiatif untuk melaporkan langsung, karena sudah ada dasarnya dari rekomendasi tersebut.

Nah, ini pun kita aksi bukan hanya hari ini, kita juga di bulan Nopember sudah gelar aksi, dan ini jilid keduanya. Dugaannya ada sekitar 4 orang ya, eks Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Di situ memang sudah dikembalikan, tapi di situ ada temuan BPK RI mengatakan, bahwa ada kenyataan ditemukan kerugian negara sekitar Rp4,8 milyar.

‘Dan itu pun bukan hanya itu saja, di situ juga ada dugaan pungutan liar (Pungli), dimana pungli tersebut diduga dilakukan oknum-oknum internal di sana. Yang dipungli adalah sopir-sopir kaya truk gitu. Mereka jadi setiap buang ke situ dipintanya uang sekitar Rp 70 ribu/truk.” 

Dan aksi serta pelaporan ini adalah langkah awal kita menyikapi kasus ini. 

Kamis besok kami akan turun aksi kembali dengan massa yang lebih banyak, sebagai bentuk keseriusan kami mengawal kasus ini. Kami akan aksi terus menerus hingga pasca lebaran nanti. Pokoknya kami tidak akan berhenti aksi sampai adanya para oknum pejabat Kabupaten Bekasi yang terlibat di dadalmnya tertangkap dan di jebloskan ke hotel prodeo, pungkasnya. 


Penulis : Anto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update