Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Nasional Sorotan Daerah Berita Peristiwa Headline Hukum dan kriminal Megapolitan TNI POLRI KRIMINAL Hukum & Kriminal hukum Politik TNI AD TNI TNI/POLRI Pendidikan Berita > Polri Sosial Agama News/ Megapolitan News > Sorotan News > Megapolitan Bisnis Internasional Hukum -Nasional Budaya Ramadhan pemerintah Artikel Olahraga News > Nasional Hukum & Hukum dan Krimnal Kesehatan News/ Sorotan TNI & Polri Artikel Nasional News > Peristiwa Polri Polri Nasional google.com kegiatan Agama Artikel News advokasi Papua YouTube Google Facebook LinkedIn MetroTV opini Anisa Baswedan Nasional Hukum&Kriminal News > Kriminal News > Polri News> Megapolitan News> TNI AD Peristiwa Daerah sosial Ramadhan #youtube #google #hello #Lazada #facebook Anies Baswedan Nasional Diskusi Hukum dan Kirminal Nasional Artikel Google.com Nasional- sorotan -Politik News /Megapolitan Pendidikan Nasional Pertanian Politik > Nasional Polri-TNI Sorotan<Nasional TNI dan polri TNI& POLRI TNI-Polri Anies Baswedan Nasional Budaya Agama Corona Desa Palsari Ekonomi Ekonomi / News Gubernur Jawabarat Hilman Hukum &Kirminal Kebakaran Kriminalisasi Lalulintas Lowongan pekerjaan Musik Nasional -sorotan Nasional Artikel Google.com Jayawijaya Papua Nasional Sorotan Nasional polri Nasional& Sorotan Nasional<Sorotan Natal New> Nasional News / Hukum & Kriminal News > Hukum & Kriminal News >Megapolitan Olahraga POLRI Organisasi PERISTIWA -SOROTAN#Nasional Pemkot Bogor Peristiwa Nasional Peristiwa+Hukum dan Kriminal Peristiwa-daerah Peristiwa<Sorotan Peristiwa<Sorotan<Nasional Pertanian & Ekonomi Pimpinan Pompes Polri#Nasioanal Polri-Nasional -pendidikan Pristiwa Sorotan Pemerintah Sorotan Pemerintah Pacitan Sorotan hukum dan kriminal Sorotan-Nasional Sorotan<Viral Sorotan<peristiwa Sosial Islam Sosial LSM Sosial Ramadahan TNI Nasional TNI- POLRI TNI-AD kejadian oprasi gabungan pasar Ramadan sejarah

Pemangkasan Gaji TKK Pemkot Bekasi Diduga Melanggar SE Kemenpan RB

Desember 06, 2023 | Rabu, Desember 06, 2023 WIB
Kota Bekasi,Detiknewstv.com- Pemangkasan pendapatan atau Gaji para Tenaga Non Aparatur Sipil Negara (Non ASN) atau biasa disebut Tenaga Kerja Kontrak (TKK) Pemkot Bekasi dianggap bertentangan dengan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Dalam SE Kemenpan-RB Nomor : B/1527/M.SM.01.00/2023 tertanggal 25 Juli 2023 pada poin B menyebutkan bahwa, Dalam mengalokasikan pembiayaan Tenaga Non ASN dimaksud, Pemerintah daerah atau Kepala Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) baik pusat dan instansi daerah pada prinsipnya tidak mengurangi pendapatan yang diterima oleh tenaga Non ASN selama ini.

Namun kabar pemotongan Gaji para TKK Pemkot Bekasi sudah diberlakukan. salah satu tenaga kerja kontrak (TKK) pada Setda Pemkot Bekasi mengakui besaran pemotongan gaji TKK yang bervariasi pada masing-masing SKPD. 
"Kalau di Sekretariat Daerah (Setda) itu ada yang Rp4.9 juga, dan ada yang Rp5.4 juta hingga Rp6.8juta,"kata seorang TKK yang minta namanya dirahasiakan, Rabu 6 Desember 2023.

Sedangkan lanjut dia, sekarang pendapatan atau gaji TKK turun sesuai dengan jenjang pendidikan, yakni seperti mulai dari di BPKAD, Bapelitbanda, Itko (inspektorat), Bkpsdm, DPMPTSP juga turun sesuai jenjang pendidikan masing-masing tenaga kerja kontrak atau tenaga Non ASN.

'Sebenarnya penurunan pendapatan para non ASN atau TKK ini bertentangan dengan aturan kemenpan RB," ungkapnya.
"Gak ada takut-takutnya para TAPD dengan menteri,"sindirnya.
Adapun pemotongan gaji tenaga non ASN tertuang dalam Keputusan Wali Kota Bekasi (Kepwal) Nomor 800/Kep.139-BKPSDM/XI/2023 tentang Penggunaan Tenaga Non ASN dilingkungan Pemkot Bekasi Tahun Anggaran 2023. 

Saat dimintai penjelasan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi, Nadih Arifin belum  merespon konfirmasi yang dikirim melalui pesan singkat whatsapp. 


Penulis : Anto.s

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update