Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Nasional Sorotan Daerah Berita Peristiwa Headline Megapolitan Hukum dan kriminal TNI POLRI KRIMINAL Hukum & Kriminal hukum Politik TNI AD TNI TNI/POLRI Pendidikan Berita > Polri Sosial Agama News/ Megapolitan News > Sorotan News > Megapolitan Bisnis Internasional Hukum -Nasional Budaya Ramadhan pemerintah Artikel Olahraga News > Nasional Kesehatan Hukum & Hukum dan Krimnal News/ Sorotan TNI & Polri Artikel Nasional News > Peristiwa Polri Polri Nasional google.com kegiatan Agama Artikel News advokasi Papua YouTube Google Facebook LinkedIn MetroTV opini Anisa Baswedan Nasional Hukum&Kriminal News > Kriminal News > Polri News> Megapolitan News> TNI AD Peristiwa Daerah sosial Ramadhan #youtube #google #hello #Lazada #facebook Anies Baswedan Nasional Diskusi Hukum dan Kirminal Nasional Artikel Google.com Nasional- sorotan -Politik News /Megapolitan Pendidikan Nasional Pertanian Politik > Nasional Polri-TNI Sorotan<Nasional TNI dan polri TNI& POLRI TNI-Polri Anies Baswedan Nasional Budaya Agama Corona Desa Palsari Ekonomi Ekonomi / News Gubernur Jawabarat Hilman Hukum &Kirminal Kebakaran Kriminalisasi Lalulintas Lowongan pekerjaan Musik Nasional -sorotan Nasional Artikel Google.com Jayawijaya Papua Nasional Sorotan Nasional polri Nasional& Sorotan Nasional<Sorotan Natal New> Nasional News / Hukum & Kriminal News > Hukum & Kriminal News >Megapolitan Olahraga POLRI Organisasi PERISTIWA -SOROTAN#Nasional Pemkot Bogor Peristiwa Nasional Peristiwa+Hukum dan Kriminal Peristiwa-daerah Peristiwa<Sorotan Peristiwa<Sorotan<Nasional Pertanian & Ekonomi Pimpinan Pompes Polri#Nasioanal Polri-Nasional -pendidikan Pristiwa Sorotan Pemerintah Sorotan Pemerintah Pacitan Sorotan hukum dan kriminal Sorotan-Nasional Sorotan<Viral Sorotan<peristiwa Sosial Islam Sosial LSM Sosial Ramadahan TNI Nasional TNI- POLRI TNI-AD kejadian oprasi gabungan pasar Ramadan sejarah

Diduga Limbah Industri PKS Cemari Sungai Aek Sakur Di Kecamatan Bandar Pulau

Oktober 28, 2023 | Sabtu, Oktober 28, 2023 WIB
Asahan, detiknewstv.com - Kepala Desa Gunung Melayu, Kecamatan Rahuning Kabupaten Asahan Sumut membenarkan jika warga yang berada di Dusun 5, tepatnya di seputaran titi putih dikejutkan dengan adanya perubahan warna air sungai Aek Sakkur  pada Selasa (24/10).

"Berdasarkan informasi dari warga sekitar, perubahan warna air sungai Aek Sakkur diduga adanya pembuangan limbah cair industri dari salah satu pabrik kelapa sawit yang berada di seputaran wilayah Kecamatan Bandar Pulau," jelas Kepala Desa Gunung Melayu, Syaiful Amri kepada sejumlah wartawan / jurnalis di salah satu cafe di Desa Orika, Kamis (26/10).

 Syaiful  mengatakan bahwa air sungai Aek Sakkur yang mengalir itu membawa limbah cair dari industri pengolahan sawit yang berwarna hitam pekat serta berminyak.

"Pencemaran sungai Aek Sakkur sudah kerap kali terjadi, sehingga berdampak kepada masyarakat di lokasi tersebut yang kesehariannya mempergunakan air sungai untuk kehidupan sehari-hari," terangnya.

Ditempat terpisah, Camat Rahuning, M Yasir SH sudah mengetahui adanya persoalan terkait pencemaran sungai Aek Sakkur yang disebabkan oleh pembuangan limbah cair pengolahan sawit.

"Begitu mendapatkan informasi, saya langsung memerintahkan Kepala Dusun setempat untuk mencari tau asal muasal limbah cair itu. Setelah menelusuri aliran sungai Aek Sakkur, diketahui jika limbah cair itu dari aliran sungai yang berasal dari wilayah Kecamatan Bandar Pulau," jelas M Yasir. 

 Hal tersebut dapat dibuktikan, lanjut M Yasir, berdasarkan dari lokasi pertemuan antara dua sungai (kuala red).

"Berdasarkan amatan di lokasi muara itu, limbah cair industri yang berwarna coklat kehitaman itu berasal dari aliran sungai menuju Kecamatan Bandar Pulau. Jadi sudah jelas, jika limbah cair industri itu berasal dari salah satu pabrik kelapa sawit di Kecamatan Bandar Pulau," ucapnya.

 M Yasir mengatakan, selain sudah menyusuri aliran sungai Aek Sakkur, pihak Kecamatan Rahuning juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan terkait adanya persoalan itu.

"Saat melakukan koordinasi, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan menyuruh kita agar membuat laporan pengaduan secara tertulis," ungkapnya.

 Camat Rahuning mengatakan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya segera membuat pengaduan secara tertulis kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan.

"Sampelnya sudah kita ambil, tinggal membuat pengaduan secara tertulis kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan," terangnya sembari mengakhiri pembicaraan.


Penulis : Habib  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update